Lompat ke konten utama

Kata Papua

Program AMANAH Ajak Pemuda Jalankan Beragam Kegiatan Bakti Sosial - Kata Papua

Program AMANAH Ajak Pemuda Jalankan Beragam Kegiatan Bakti Sosial

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Oleh : Ramzi Harli

Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) mengajak seluruh pemuda Aceh untuk menjalankan beragam kegiatan sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Para pemuda tentunya harus mendapatkan banyak bekal sehingga nantinya bisa bersiap untuk suatu saat terjun secara langsung di tengah masyarakat dan menjalani kehidupannya sebagai warga negara yang baik. Oleh karenanya, beragam kegiatan sosial yang mereka lakukan bersama dengan AMANAH tentu akan sangat bermanfaat, bukan hanya bagi mereka sendiri, melainkan bagi warga sekitar.

Badan Intelijen Negara Republik Indonesia (BIN RI) melalui realisasi AMANAH terus berupaya memperkenalkan sesuatu yang positif kepada generasi muda penerus bangsa, salah satunya adalah membiasakan mereka dalam melangsungkan kegiatan sosial. Terlebih memang program tersebut memiliki tujuan utama yakni meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di Aceh. Salah satu contoh kegiatan sosial yang sangat mendatangkan banyak manfaat untuk warga sekitar yakni adanya penyerahan sapi kurban beberapa waktu yang lalu.
Tentunya penyerahan sapi kurban itu sangat bermanfaat untuk kemudian dibagikan kepada seluruh masyarakat Aceh, utamanya dapat membantu mereka yang kurang mampu sehingga bisa merasakan memakan daging sapi.
AMANAH menyerahkan sebanyak 2 ekor sapi kurban kepada Dayah Babussalam Al-Aziziyah, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen. Bendahara Dayah Babussalam Al-Aziziyah Jenubieb, Tgk. Mustafa menerima secara langsung adanya bantuan itu.
Dalam acara yang berlangsung di Dayah Babussalam Al-Aziziyah, AMANAH juga turut memperkenalkan berbagai macam program melalui pentas teater yang para santri perankan.
Adapun beberapa program unggulan dari AMANAH sendiri meliputi beragam sektor, yakni pertanian, perikanan, peternakan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) industri ekonomi kreatif, olahraga hingga gerakan sosial.
Bukan sekedar berfokus pada anak muda secara universal saja, melainkan keberadaan program inisiasi BIN tersebut juga memiliki komitmen yang sangat kuat untuk memberikan perhatiannya pada dunia pesantren atau dayah di Aceh.
Beragam kegiatan sosial yang AMANAH jalankan mampu memberikan inspirasi besar dan juga terus mendukung penuh seluruh generasi muda Negeri Rencong supaya mereka semakin mengembangkan karyanya dan turut berkontribusi positif bagi negeri.
Salah satu influencer ternama Indonesia, Syakir Daulay menilai bahwa keberadaan AMANAH mampu semakin mendorong seluruh potensi serta bakat yang anak muda Aceh miliki, sehingga bukan tidak mungkin mampu membawa mereka hingga ke kancah nasional bahkan internasional.
Banyaknya kegiatan yang AMANAH jalankan tentunya sangat bagus karena bukan hanya mendengarkan apa yang pemuda inginkan saja, melainkan juga memberikan panggung sangat terbuka lebar agar generasi muda penerus bangsa mampu tampil di depan.
Acara yang AMANAH gelar memang selalu luar biasa dan bahkan terus berhasil menyedot perhatian atau antusiasme sangat tinggi dari pemuda setempat lantaran bisa memotivasi para santri dan dewan guru untuk semakin mengembangkan usaha mereka. Dengan adanya program tersebut, mampu menjadi solusi konkret bagi berbagai macam masalah yang para santri serta dewan guru hadapi.
Sementara itu, Pengasuh Dayah Babussalam Al-Aziziyah, Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab menyambut dengan sangat baik seluruh program AMANAH yang dia anggap dapat menjadi solusi bagi permasalahan generasi muda selama ini, utamanya membantu dalam menghadapi tantangan di dunia ekonomi.
Hal tersebut lantaran dengan adanya kemampuan akan menjadi bekal yang sangat berarti bagi anak muda, oleh karenanya kemampuan tersebut harus para anak muda miliki sejak sedini mungkin. Terlebih dalam AMANAH, sama sekali tidak pernah memanjakan generasi muda di sana, namun justru berupaya bagaimana caranya membuat mereka belajar dengan mandiri dan kuat.
Terbukti, beragam kegiatan sosial yang AMANAH jalankan kemudian mendatangkan perhatian sangat besar dari anak muda, termasuk pula tingginya apresiasi publik. Mereka semua menilai bahwa program yang diinisiasi BIN itu sangat luar biasa karena mampu memunculkan banyak inspirasi dan juga membuka peluang semakin lebar bagi para santri untuk menjadi seorang pengusaha sambil menuntut ilmu.
Bahkan tidak sedikit dari generasi muda setempat mengaku bahwa mereka sangat berbangga karena telah bergabung menjadi bagian AMANAH dan mengikuti kegiatannya, terlebih acaranya memang sangat besar dan menurut mereka sangat seru.
AMANAH tidak henti-hentinya terus mengajak para pemuda di Aceh untuk menjalankan beragam kegiatan sosial yang sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat, yang mana mereka mengaku mendapatkan beragam kebermanfaatan semenjak program inisiasi BIN tersebut terus menggencarkan banyak kegiatan positif mereka dengan mengajak generasi muda penerus bangsa.

)* Penulis adalah kontributor Persada Institute, tinggal di Aceh

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

RUU Perampasan Aset, Komitmen Serius Antikorupsi Negara

Oleh: Alexander Royce Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia kini memasuki babak baru yang kian progresif. Di bawah kepemimpinan visioner saat ini, langkah-langkah luar biasa terus diambil guna memastikan kekayaan negara tak lagi dirampok oleh segelintir pihak. Saat ini, instrumen hukum paling dinanti, yakni Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, sedang dikebut pembahasannya oleh pemerintah dan DPR. Ini adalah sinyal kuat bahwa negara sama sekali tidak main-main dalam misi suci melindungi uang rakyat. Koruptor dipastikan tidak akan bisa tidur nyenyak menyembunyikan hasil kejahatannya, karena instrumen pemiskinan sudah di depan mata. Pembahasan RUU Perampasan Aset bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan wujud komitmen politik tingkat tinggi rezim saat ini. DPR menargetkan agar beleid strategis ini segera diketok palu. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dengan tegas menyampaikan komitmen parlemen bahwa RUU ini ditargetkan rampung selambatnya akhir tahun. Beliau menekankan landasan filosofis utama regulasi ini adalah menjamin kepastian pemulihan atas kerugian negara yang diakibatkan tindak pidana korupsi. Dengan disahkannya aturan ini, percepatan pengembalian aset negara diyakini bisa berjalan jauh lebih efektif, sistematis, dan terukur. Lebih lanjut, pimpinan komisi hukum tersebut menekankan bahwa proses pembahasan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian tingkat tinggi. Mengingat cakupan RUU yang sangat luas dan berpotensi bersinggungan dengan ranah hukum lain—seperti kitab undang-undang hukum pidana maupun hukum acara pidana—penyelarasan norma mutlak dibutuhkan. Kehati-hatian ini menjadi jaminan agar kelak RUU Perampasan Aset benar-benar menjadi pedang keadilan murni bagi rakyat, dan bukan menjadi alat kriminalisasi yang rentan disalahgunakan oleh pihak tertentu demi kepentingan sesaat. Langkah proaktif nan strategis ini sekaligus membuktikan bahwa kabinet pemerintahan saat ini tidak sekadar bermain pada narasi populis, tetapi benar-benar membenahi fondasi hukum dari hulu ke hilir. Melalui harmonisasi kebijakan eksekutif dan legislatif yang sangat solid, negara bertekad memastikan setiap celah pelarian harta haram para koruptor akan ditutup rapat tanpa kompromi. Dukungan pengesahan undang-undang ini tak hanya menggema dari parlemen, tetapi juga mengalir deras dari aparat penegak hukum di garis depan. Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menjadi salah satu garda terdepan yang antusias menyambut regulasi ini. Kasubdit II Direktorat Pencegahan Kortas Tipikor Polri, Kombes Affandi Eka Putra, secara meyakinkan menyatakan kehadiran aturan perampasan aset akan memberikan amunisi baru yang luar biasa ampuh dalam menuntaskan pemberantasan korupsi di seluruh pelosok Tanah Air. Menurut perwira menengah tersebut, regulasi ini bukan sekadar alat penyitaan biasa, melainkan instrumen pamungkas yang menyuntikkan efek jera luar biasa bagi pelaku rasuah. Pemiskinan terhadap koruptor diyakini menjadi hukuman yang paling ditakuti. Namun, kepolisian juga bijak menegaskan bahwa implementasi penyitaan aset ini kelak harus senantiasa berpijak kokoh pada asas kesetaraan di hadapan hukum, sehingga pelaksanaannya dipastikan akan berjalan objektif, transparan, dan berkeadilan bagi semua pihak tanpa pandang bulu. Sementara itu, dari kacamata tata kelola negara yang lebih luas, penerapan beleid ini juga bersinggungan dengan sektor penerimaan negara, khususnya perpajakan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan pandangan yang sangat komprehensif mengenai isu strategis ini. Menurut bendahara negara, meskipun tindak pidana di bidang perpajakan berpotensi kuat dimasukkan ke dalam ranah perampasan aset, penerapannya tetap tidak bisa dilakukan secara serampangan atau dipukul rata terhadap semua profil kasus wajib pajak tanpa melihat rekam jejak mereka. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memandang bahwa setiap penyitaan aset milik wajib pajak bermasalah harus dilakukan dengan kalkulasi hati-hati dan mengedepankan asas proporsionalitas. Tidaklah adil jika wajib pajak yang baru pertama kali tergelincir kesalahan administratif langsung dijatuhi sanksi penyitaan seluruh hartanya. Sebaliknya, sanksi tegas perampasan aset ini akan sangat relevan dan tepat sasaran jika diterapkan kepada mereka yang terbukti melakukan pelanggaran berulang atau memiliki niat jahat yang masif untuk menggarong uang negara. Kolaborasi dan sinergi super solid antara pemerintah pusat, DPR, serta penegak hukum dalam mematangkan RUU Perampasan Aset ini patut diberikan apresiasi setinggi-tingginya. Gerak cepat nan terukur ini menjadi bukti tak terbantahkan bahwa pemerintahan saat ini memiliki cetak biru yang sangat jelas dan berani dalam membangun sistem antikorupsi yang terintegrasi, tangguh, dan modern. Pada akhirnya, kehadiran RUU Perampasan Aset akan menjadi warisan sejarah gemilang dari pemerintahan yang berkuasa, sekaligus meletakkan pondasi emas bagi masa depan pertiwi yang lebih bersih. Dengan semangat kolaborasi bangsa di bawah kepemimpinan yang berintegritas tinggi, cita-cita luhur mewujudkan Indonesia yang bebas dari belenggu korupsi bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang ada di depan mata. Kita pantas bangga, kapal besar negara ini sedang dikemudikan menuju kejayaan hukum yang sebenar-benarnya. *) Penulis merupakan Pengamat Sosial