Di balik keterbatasan fasilitas dan tanpa sokongan donatur besar, Pondok Pesantren Tahfidz dan Rumah Yatim Al Ishlah yang berlokasi di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, berhasil membuktikan bahwa prestasi tidak mengenal kasta.
Sebagai pesantren yang fokus membina anak yatim dan dhuafa dengan program beasiswa di Jakarta Timur. Al-Ishlah berhasil meloloskan tiga santri terbaiknya untuk mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam ajang bergengsi Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Malang, Jawa Timur, yang akan diselenggarakan pada tanggal 30 September – 6 Oktober 2026.
Tiga santri tangguh yang menjadi kebanggaan tersebut adalah anak yatim dan dhuafa binaan beasiswa Pondok Pesantren Tahfidz dan Rumah Yatim Al Ishlah:
1. Tegar Rizky Pratama
2. Muhamad Malik Akbar
3. Athar Badiuz Rabbane
Mereka terpilih melalui seleksi ketat dan bergabung dalam Kontingen DKI Jakarta bersama perwakilan dari berbagai pondok pesantren terbaik lainnya. Total ada 8 pondok pesantren terbaik se-DKI Jakarta yang mewakili kontingen DKI Jakarta.
Kontingen DKI Jakarta dilepas secara resmi oleh Kanwil Kementerian Agama Prov. DKI Jakarta yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Ibu Khairani,S.Kom., M.M., di Aula Kanwil Kementerian Agama Prov. DKI Jakarta.
Prosesi pelepasan berlangsung haru. Saat Ibu Kabag menyalami satu per satu peserta, ketiga santri Al Ishlah tampak menunduk. Sebuah kebanggaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa binaan kami bisa berdiri membawa nama besar DKI Jakarta.
“Kami hanya pondok kecil di Penggilingan. Tidak punya donatur besar. Tapi Allah kirimkan tiga anak ini untuk membuktikan bahwa kemuliaan bukan dari harta. Beasiswa yang kami berikan, Alhamdulillah tidak sia-sia,” ujar Ka Mabigus PP. Tahfidz dan Rumah Yatim Al Ishlah, Adnan Hafizh Al Faruqi, M.Pd.
Anak-anak berangkat tidak hanya membawa ransel dan tenda. Mereka juga membawa doa dari puluhan adik-adik yatim lainnya di Al Ishlah yang semalam memeluk mereka sambil berpesan, “Kak, bawa pulang piala ya, biar jadi kebanggaan kami.”
Ini adalah bukti bahwa anak yatim dan dhuafa juga bisa berprestasi jika diberikan kesempatan dan pembinaan yang tepat.
Kami titipkan anak-anak kami kepada Kanwil Kementerian Agama Prov. DKI Jakarta, Pinkonda dan para pembina. Mohon doa restu dari seluruh masyarakat untuk kelancaran dan kesuksesan Kontingen DKI Jakarta di PPSN Malang 2026.






