Lompat ke konten utama

Kata Papua

Ganjar Pranowo Harapan Kemajuan Ekonomi Bangsa - Kata Papua

Ganjar Pranowo Harapan Kemajuan Ekonomi Bangsa

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Oleh : Pandji Septha Kayana

Ganjar Pranowo merupakan sosok dan figur pemimpin masa depan Indonesia yang menjadi harapan bagi adanya kemajuan ekonomi nasional. Dirinya sangat berkomitmen untuk turut serta dalam mewujudkan kemajuan ekonomi melalui adanya pemajuan koperasi yang merupakan demokrasi ekonomi bangsa.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyatakan bahwa sosok Calon Presiden yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Ganjar Pranowo merupakan sosok figur pemimpin yang akan sangat mampu memnuhi banyak harapan bagi masyarakat di Tanah Air.

Khususnya, ternyata sosok pemimpin masa depan Nusantara seperti Kader dari PDI Perjuangan itu akan sangat mampu untuk terus memajukan perekonomian nasional, khususnya setelah dilanda dengan adanya pandemi COVID-19 beberapa waktu lalu.

Memang, sama sekali tidak bisa dipungkiri bahwa data menunjukkan, sektor ekonomi nasional di Indonesia menjadi salah satu yang terbaik bahkan di dunia. Pasalnya, ekonomi Tanah Air bisa terus tetap bertahan, dan bahkan tidak tanggung-tanggung, mampu untuk tetap menembus pertumbuhan di angka di atas 5% (persen) meski banyak diantara negara lain di dunia sedang mengalami masalah.

Masalah yang timbul dan terus menghantam perekonomian di dunia selama tahun 2023 ini saja sangat banyak, dan tidak sedikit diantara para pakar keuangan dunia juga telah memprediksikan bahwa tahun 2023 ini akan menjadi sebuah tahun yang sulit karena ketidakpastian ekonomi global masih saja terus terjadi, diperparah pula dengan adanya ancaman inflasi, resesi hingga stagflasi.
Namun nyatanya, di tengah seluruh kesulitan ekonomi yang melanda global tersebut, Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu terus berkembang dan mempertahankan bagusnya angka perekonomian yang dimilikinya.
Itu semua juga sama sekali tidak bisa dipungkiri dari hasil kerja keras yang dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI), di bawah kepemimpinan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan juga dibantu oleh banyak pihak lain termasuk di tingkat Pemerintah Provinsi (Pemprov) termasuk menjadi keberhasilan Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah (Jateng) untuk terus ikut berperan aktif dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional dari bagaimana kebijakan serta gebrakannya di wilayah yang dia pimpin.
Sehingga, apa yang telah diupayakan oleh Capres dari PDI Perjuangan itu sendiri dalam memperbaiki perekonomian di wilayahnya, juga turut membantu bagaimana komitmen sangat kuat yang dimiliki oleh Presiden Jokowi untuk terus menggencarkan adanya percepatan ekonomi nasional.
Terlebih, memang sosok dan figur dari Ganjar Pranowo sendiri sudah sangat identik dengan sosok dan figur dari Kepala Negara saat ini. Bahkan banyak pihak yang mengakui hal tersebut, mulai dari masyarakat hingga dari para pengamat yang ahli di bidang politik. Mereka seluruhnya menilai bahwa hanya pemimpin yang identik dengan rambut putihnya ini yang mampu dan layak untuk meneruskan seluruh visi misi serta program unggulan atau program pembangunan dari Presiden Jokowi.
Pengakuan mengenai bagaimana sosok Gubernur Jawa Tengah itu mampu untuk terus membawa dan memajukan ekonomi bangsa bahkan juga tidak hanya datang dari seorang Menteri Koperasi dan UKM saja, melainkan juga pengakuan tersebut datang dari rakyat, yakni Ketua Umum (Ketum) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Sri Untari.
Bahkan, Sri Untari sendiri sangat berharap kepada Ganjar Pranowo serta dirinya menitipkan bagaimana nasib bangsa dan perekonomian, termasuk juga bagaimana nasib koperasi ke depannya.
Pada kesempatan yang sama, pemimpin berusia 54 tahun itu menyebut bahwa memang koperasi sendiri merupakan sebuah landasan bagi demokrasi ekonomi di Tanah Air. Dirinya pun memiliki harapan agar ke depannya koperasi bisa dapat berkembang dengan jauh lebih sehat lagi ke depannya.
Menjadi suatu bentuk atau wujud nyata dari bagaimana ekonomi di seluruh masyarakat bisa secara merata dirasakan, semuanya adalah berkat dari adanya penerapan koperasi di Indonesia. Bahkan, sebenarnya dasar filosofi yang dimiliki oleh koperasi sendiri sangat berkaitan erat dengan bangsa ini.
Bagaimana tidak, pasalnya dalam dasar filosofi yang terkandung di koperasi, di dalamnya terdapat sebuah nilai yang sama sekali tidak bisa terlepas darinya, yakni persatuan di Indonesia, yang mana itu merupakan wujud dari adanya pelaksanaan asas demokrasi ekonomi.
Dengan bagaimana pentingnya koperasi bagi keberlangsungan dan juga kemajuan ekonomi bangsa, Ganjar Pranowo kemudian menegaskan bahwa sudah menjadi sebuah kewajiban yang sangat penting bagi seluruh pihak, khususnya yang berada di pemerintahan untuk bisa terus melakukan pembinaan, melakukan pendampingan hingga memajukan koperasi.
Karena, dengan adanya kemajuan yang dialami oleh koperasi, maka juga tidak bisa dipungkiri hal tersebut akan berkaitan dengan adanya kemajuan bagi ekonomi nasional. Seluruhnya sudah menjadi wujud komitmen kuat yang akan dilaksanakan oleh Ganjar Pranowo, terlebih dirinya memang merupakan sosok pemimpin yang akan mampu dan menjadi harapan bagi kemajuan ekonomi bangsa.

)* Penulis adalah kontributor Organisasi Pendukung Tegas dan Inspiratif untuk Masa Depan Ganjar Pranowo (OPTIMA )

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

LENSA SR: Sekolah Rakyat Dikelola Lebih Terbuka 

Oleh: Rania Zafirah Kehadiran Sekolah Rakyat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Seiring pelaksanaan program tersebut, kebutuhan terhadap informasi yang akurat, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan semakin penting. Penguatan tata kelola informasi diperlukan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang jelas mengenai perkembangan Sekolah Rakyat. Menjawab kebutuhan tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) mengembangkan LENSA SR (Layanan Ekosistem Narasi Sekolah Rakyat yang Adaptif) sebagai upaya memperkuat tata kelola informasi terkait Sekolah Rakyat. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat valid, terintegrasi, dan konsisten. Hingga Mei 2026, Kemensos mencatat sebanyak 5.299 pertanyaan dan aduan yang masuk melalui media sosial. Sebagian besar pertanyaan masyarakat berkaitan dengan lokasi, jadwal, serta ketersediaan Sekolah Rakyat. Tingginya jumlah pertanyaan tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang jelas mengenai pelaksanaan program. Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi dan Media Massa, Fatkhurohman LENSA SR dikembangkan untuk mengintegrasikan informasi dari tingkat pusat hingga daerah. Integrasi tersebut penting karena pelaksanaan Sekolah Rakyat melibatkan berbagai unsur dan berlangsung di sejumlah wilayah. Melalui LENSA SR, informasi yang diterima tidak serta-merta digunakan sebagai bahan publikasi. Informasi tersebut terlebih dahulu dikumpulkan dari berbagai sumber dan dikonfirmasi kepada unit yang memiliki kewenangan atau substansi terkait. Sumber informasi yang digunakan mencakup media massa, media sosial, PPID, SP4N-LAPOR!, Command Center 171, laporan Sentra dan Balai, pengelola Sekolah Rakyat, pemerintah daerah, serta informasi yang diperoleh dari lapangan. Keragaman sumber tersebut memungkinkan pemerintah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai perkembangan dan persoalan yang muncul di lapangan. Selanjutnya, informasi tersebut melalui proses pemeriksaan guna memastikan keakuratan, keterbaruan, konfirmasi, dan pertanggungjawabannya. Setelah dinyatakan sesuai, informasi kemudian diolah menjadi narasi serta rekomendasi respons berdasarkan tingkat kebutuhan. Proses ini menunjukkan bahwa penyampaian informasi tidak hanya berorientasi pada kecepatan, tetapi juga mengutamakan validitas. LENSA SR menerapkan enam tahapan mekanisme, yakni tangkap dan klasifikasi isu, validasi substansi, pengolahan isu dan narasi, rekomendasi respons dan tindak lanjut, diseminasi, serta monitoring dan pembelajaran organisasi. Rangkaian tersebut membentuk siklus pengelolaan informasi yang memungkinkan setiap isu ditangani secara sistematis, mulai dari informasi diterima hingga evaluasi terhadap respons yang diberikan. Kehadiran sistem tersebut juga membuka ruang bagi pertanyaan dan aduan masyarakat untuk menjadi bahan evaluasi. Informasi yang diterima dapat dipetakan berdasarkan isu sehingga pemerintah memiliki dasar untuk memperkuat komunikasi publik sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, komunikasi tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga bagian dari proses pembelajaran dalam pelaksanaan program. Untuk memastikan keseragaman informasi, LENSA SR dilengkapi dengan Living FAQ, bank narasi, narasi kunci, talking points, template klarifikasi, template bantahan hoaks, bahan pimpinan, serta checklist data-safe dan child-safe. Perangkat tersebut menjadi rujukan agar informasi yang disampaikan melalui berbagai kanal tetap mengacu pada substansi yang sama. Ketersediaan template klarifikasi dan bantahan hoaks juga relevan di tengah arus informasi digital yang berkembang cepat. Masyarakat membutuhkan rujukan yang jelas untuk membedakan informasi yang telah dikonfirmasi dengan informasi yang belum memiliki dasar. Pengelolaan informasi secara terstruktur dapat membantu mencegah kesimpangsiuran sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap informasi resmi. Keterbukaan informasi juga berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap penerima manfaat. Sekolah Rakyat berkaitan langsung dengan anak-anak dan keluarga rentan sehingga penyampaian informasi perlu memperhatikan keamanan dan martabat mereka. Karena itu, prinsip data-safe dan child-safe menjadi bagian dari sistem LENSA SR. Kementerian Sosial berharap LENSA SR dapat menjadi model tata kelola informasi yang nantinya diterapkan pada berbagai program Kemensos lainnya. Sistem tersebut dapat semakin mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi sekaligus mencegah beredarnya informasi yang tidak benar. Harapan tersebut menunjukkan bahwa penguatan tata kelola informasi tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi Sekolah Rakyat. Pengalaman yang dibangun melalui LENSA SR juga dapat menjadi dasar pengembangan pola komunikasi publik yang lebih terintegrasi pada berbagai program Kemensos lainnya. Tingginya perhatian masyarakat terhadap Sekolah Rakyat menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang semakin terbuka. Ketika masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai lokasi, jadwal, maupun ketersediaan sekolah melalui sumber yang jelas, pemahaman terhadap program dapat terbentuk secara lebih baik. Melalui LENSA SR, Kemensos menargetkan informasi mengenai Sekolah Rakyat tidak sekadar disampaikan secara cepat, tetapi juga telah terkonfirmasi, konsisten, dapat ditelusuri, serta tetap memperhatikan keamanan dan martabat anak maupun keluarga rentan. Pada akhirnya, LENSA SR menjadi bagian dari penguatan tata