Kata Papua

MBG Dinilai Bantu Anak Belajar Tanpa Lapar, Publik Ramai Nyatakan Dukungan - Kata Papua

MBG Dinilai Bantu Anak Belajar Tanpa Lapar, Publik Ramai Nyatakan Dukungan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

MBG Dinilai Bantu Anak Belajar Tanpa Lapar, Publik Ramai Nyatakan Dukungan

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapatkan dukungan luas dari masyarakat karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi anak-anak Indonesia.

 

 

 

 

Berbagai tanggapan positif yang berkembang di ruang publik menunjukkan bahwa masyarakat melihat MBG sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

 

 

 

 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir mengatakan petani merasakan manfaat dari program MBG karena hasil panen lebih banyak terserap.

 

 

 

 

“Bagaimana penyerapan hasil panennya ke MBG? Dan pedagang juga hari ini merasakan adalah stabilitas harga barang yang ada di pasar,” kata Don.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Menurut dia, petani kini tidak hanya mendapatkan bantuan bibit dan sarana pertanian, tetapi hasil panen mereka juga dibeli dan digunakan untuk mendukung program MBG.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Nah ini hal ini yang membuat kami para petani yang ada di daerah ini merasa puas dan bangga sekali,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Menurut Don, banyak warga desa yang bekerja sebagai petani, nelayan, dan peternak merasa puas dengan kebijakan pemerintah saat ini. Ia juga menegaskan, aksi yang mereka gelar bukan untuk menandingi aksi mahasiswa yang berlangsung pada hari yang sama.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Kita enggak maulah kita tandingan, kita ini bukan aksi tandingan,” tegasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mengatakan pihaknya mendukung keberlanjutan program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Andre meminta pendapat langsung para wali murid dan siswa SD 168 Pekanbaru. Mayoritas peserta yang hadir menyatakan program MBG harus tetap dilanjutkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Saya datang untuk mendengarkan langsung suara masyarakat. Apakah benar masyarakat ingin program ini dihentikan? Ternyata yang saya dengar dari wali murid dan siswa, mereka ingin MBG tetap berjalan karena manfaatnya nyata,” ujar Andre.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. MBG adalah bagian dari upaya pemerintah menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan bebas stunting,” tambahnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Banyak masyarakat berharap program MBG dapat terus berjalan secara berkelanjutan karena dinilai bukan hanya membantu anak belajar tanpa lapar, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Danantara Menata BUMN: Ekonomi Nasional Semakin Tangguh

Danantara Menata BUMN: Ekonomi Nasional Semakin Tangguh Oleh : Antonius Utomo Transformasi pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu agenda penting pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, negara dituntut tidak hanya hadir sebagai regulator, tetapi juga mampu mengelola aset strategis secara profesional, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Dalam konteks inilah kehadiran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menjadi langkah penting yang menandai babak baru tata kelola BUMN di Indonesia.         Danantara dibentuk untuk mengelola dan mengoptimalkan aset negara yang selama ini tersebar di berbagai perusahaan pelat merah. Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, pemerintah berupaya menciptakan sinergi antarsektor sehingga BUMN tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak dalam satu arah pembangunan yang selaras dengan kepentingan nasional. Kehadiran Danantara juga menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat daya saing Indonesia dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berubah.         Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Danantara merupakan instrumen strategis untuk memastikan kekayaan negara dikelola secara lebih produktif dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat. Menurut Presiden, aset-aset negara yang selama ini tersebar harus mampu menjadi kekuatan ekonomi yang mendukung pembangunan nasional, memperluas investasi, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Pandangan tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Danantara bukan sekadar perubahan kelembagaan, melainkan bagian dari upaya besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia di masa depan.         Selama bertahun-tahun, BUMN telah menjadi tulang punggung pembangunan nasional melalui berbagai proyek strategis, penyediaan layanan publik, hingga penciptaan lapangan kerja. Namun, tantangan ekonomi global yang semakin kompleks menuntut pengelolaan yang lebih adaptif dan modern. Oleh karena itu, Danantara hadir sebagai instrumen yang memungkinkan negara bergerak lebih cepat dalam mengelola investasi, memanfaatkan peluang ekonomi, dan mengoptimalkan aset yang dimiliki.         Optimisme terhadap peran Danantara juga disampaikan oleh CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. Menurutnya, Danantara dibangun dengan prinsip tata kelola yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Ia menilai bahwa sinergi pengelolaan aset BUMN melalui Danantara akan meningkatkan efisiensi, memperkuat kepercayaan investor, serta membuka peluang investasi yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Rosan juga menegaskan bahwa aset negara yang dikelola secara profesional dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.