Kata Papua

Miliki Rekam Jejak Positif , Relawan Koperasi Deklarasikan Ganjar Pranowo Sebagai Capres 2024 - Kata Papua

Miliki Rekam Jejak Positif , Relawan Koperasi Deklarasikan Ganjar Pranowo Sebagai Capres 2024

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Miliki Rekam Jejak Positif , Relawan Koperasi Deklarasikan Ganjar Pranowo Sebagai Capres 2024

Jakarta — Sejumlah anggota Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) membentuk sebuah organisasi relawan bernama Relawan Koperasi Pilih Ganjar (Relasi Pijar).

Tujuan dari pembentukan relawan tersebut adalah tentunya untuk mendukung penuh Capres dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Terkait dukungan itu, Ketua Umum Dekopin sekaligus Pembina Relasi Pijar, Sri Untari Bisowarno mengaku bahwa mereka mendukung penuh Gubernur Jawa Tengah tersebut dalam Pilpres 2024 adalah karena rekam jejaknya.

Sejauh ini memang diketahui bahwa Ganjar Pranowo memiliki rekam jejak yang baik untuk memberdayakan koperasi.

“Itu menjadi track record beliau, maka dalam konteks ini kami bersama-sama ingin menyukseskan juga beliau, bersama beliau,” kata Sri Untari.

Dirinya menambahkan, dengan program yang digalakkan oleh Ganjar maka terbukti tingkat kemiskinan ekstrem di Jateng mampu ditekan lantaran pengaruh koperasi serta UMKM yang difasilitasi oleh kader PDI Perjuangan tersebut.

Maka dari itu, menurut Sri memang bangsa Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang memang sudah memiliki rekam jejak dan terbukti nyata.

“Kami butuh itu karena kita tidak hanya berbicara tentang statement, tapi apakah yang sudah dikerjakan. Nah kami melihat memang beliau punya sebuah visi ke depan,” kata dia.

Wanita tersebut kemudian juga menitipkan nasib koperasi di masa depan ke tangan Ganjar Pranowo.

“Kami berharap Bapak Ganjar Pranowo, kami titip kepada Bapak, nasib kami berikutnya,” kata Sri.

Sementara itu, karena memang dikenal sebagai pemimpin masa depan bangsa dengan rekam jejak yang sudah jelas sangat terbukti, dukungan memang terus saja mengalir kepada pria yang identik dengan rambut putihnya ini.

Bahkan, Presiden Jokowi saja juga berkali-kali memberikan sinyal kuat akan dukungannya kepada Ganjar Pranowo.

Salah satunya, menurut Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad yang menanggapi bagaimana Kaesang Pangarep mengenakan kaus bergambar wajah Ganjar, merupakan salah satu sinyal jelas dari dukungan Presiden Jokowi.

Bagi peneliti, adanya kaus dan gambar tersebut sangat semakin mempertegas dukungan Presiden Jokowi selaku ayah dari Kaesang, termasuk juga membuktikan hubungan antara beliau dengan PDI Perjuangan tidak ada masalah.

“Bisa juga dibaca seperti itu. Bahwa keluarga Jokowi melalui Kaesang ingin menunjukkan bahwa hubungan mereka dengan PDIP baik-baik saja,” ujar Saidiman.

Lebih lanjut, menurutnya pula, sejauh ini memang PDI Perjuangan tetap solid untuk terus mendukung Ganjar Pranowo dan bahkan termasuk juga dukungan itu datang dari Presiden Jokowi serta keluarganya.

“Menurut saya, sejauh ini PDIP masih cukup solid mendukung Ganjar. Belum pernah ada statement resmi dari seorang elite PDIP untuk mendukung selain Ganjar, termasuk dari Jokowi dan keluarganya,” imbuhnya.

***

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden         Oleh: Fajar Dwi Santoso         Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing.                           Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi.