Kata Papua

Perbaikan Ekonomi Dipercepat, Pemerintah Pastikan Aspirasi Mahasiswa Didengar - Kata Papua

Perbaikan Ekonomi Dipercepat, Pemerintah Pastikan Aspirasi Mahasiswa Didengar

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Perbaikan Ekonomi Dipercepat, Pemerintah Pastikan Aspirasi Mahasiswa Didengar

JAKARTA — Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendengarkan aspirasi masyarakat, termasuk mahasiswa, sekaligus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna mempercepat perbaikan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa yang patut diapresiasi. Menurutnya, pemerintah dan mahasiswa memiliki tujuan yang sama, yakni memperkuat perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semangat yang disampaikan adik-adik mahasiswa adalah bagaimana kita bersama-sama bekerja keras untuk memperbaiki kondisi ekonomi,” kata Prasetyo.

 

 

 

Respon tersebut menyusul sejumlah aksi mahasiswa yang menyoroti berbagai persoalan ekonomi dan meminta pemerintah mempercepat langkah-langkah perbaikan. Menurut Prasetyo, pemerintah memahami besarnya harapan masyarakat terhadap peningkatan kondisi ekonomi.

 

 

 

 

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa berbagai persoalan ekonomi tidak dapat diselesaikan secara instan karena dipengaruhi banyak faktor, baik dari dalam maupun luar negeri.

 

 

 

 

“Pemerintah terus bekerja agar perbaikan yang dilakukan dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

 

 

 

 

Prasetyo menjelaskan pemerintah saat ini terus memperkuat sinergi antar kementerian dan lembaga agar seluruh kebijakan berjalan lebih efektif dan saling mendukung. Koordinasi tersebut mencakup kebijakan fiskal, moneter, investasi, industri, hingga penciptaan lapangan kerja.

 

 

 

 

Menurutnya, tantangan ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian membutuhkan respons yang terintegrasi dan tidak bisa dilakukan secara parsial.

 

 

 

 

“Dengan koordinasi yang erat, intens, dan kebijakan yang saling memperkuat, kami yakin berbagai permasalahan dapat diatasi,” tegas Prasetyo.

 

 

 

 

Selain memperkuat koordinasi internal, pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.

 

 

 

 

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, mengatakan Presiden Prabowo Subianto secara khusus meminta jajaran pemerintah untuk tetap terbuka terhadap kritik dan masukan publik.

 

 

 

 

“Kami diperintahkan oleh Pak Presiden untuk terus membuka dialog. Menerima kritik dan ya dikritik langsung di depan kami,” ujar Budiman.

 

 

 

 

Ia menilai dialog merupakan tradisi demokrasi yang harus terus dijaga, karena menjadi ruang penting untuk bertukar gagasan dan memperbaiki kebijakan publik.

 

 

 

 

“Kami selalu aktif, tidak akan menghentikan itu, tetap akan kami lakukan. Karena memang itu tradisi yang bagus dalam demokrasi,” katanya.

 

 

 

 

Komitmen serupa juga ditunjukkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menerima langsung perwakilan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mereka. Dalam pertemuan tersebut, Wapres Gibran mengapresiasi sikap kritis mahasiswa sebagai bagian penting dalam proses demokrasi.

 

 

 

 

“Saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan. Sampaikan saja. Saya senang, ini mahasiswa kritis, ikut mengevaluasi, ikut memberikan saran,” ujar Gibran.

 

 

 

 

Menurut Koordinator Aksi Mahasiswa Abdi Maludin, sebagai perwakilan mahasiswa yang hadir, berbagai aspirasi yang disampaikan mendapat perhatian langsung dari Wakil Presiden. Bahkan, sejumlah poin tuntutan dicatat untuk menjadi bahan evaluasi pemerintah ke depan.

 

 

 

 

“Pun respon dari pihak-pihak tentunya Bapak Wapres sangat baik. Dia catat hasil dari tuntutan-tuntutan kami dengan buku kecilnya tadi, catat poin-poinya yang harus Bapak Wapres itu ke depannya untuk memperbaiki dan mengevaluasi segala bentuk yang janggal di negara hari ini,” kata Abdi.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts