Kata Papua

Peresmian Jalan Daerah Papua Perkuat Konektivitas dan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat - Kata Papua

Peresmian Jalan Daerah Papua Perkuat Konektivitas dan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Peresmian Jalan Daerah Papua Perkuat Konektivitas dan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

 

Papua – Pembangunan infrastruktur jalan di Papua kembali diperkuat melalui peresmian sejumlah ruas jalan daerah oleh Presiden Prabowo Subianto, membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi, memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat, sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah di Papua.

 

 

 

 

Di Papua, terdapat lima paket pekerjaan jalan yang diresmikan, yakni ruas Kiren–Kaisau di Kabupaten Sarmi, Inasi–Bawei di Kabupaten Biak Numfor, Botawa–Koweda–Barapasi di Kabupaten Waropen, Warbo dari Arso VII–Arso III di Kabupaten Keerom, serta Skori–Puai di Kabupaten Jayapura.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gubernur Papua Matius Fakhiri menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Papua. Menurutnya, jalan yang dibangun akan membuka akses wilayah yang selama ini sulit dijangkau masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden RI yang sudah membangun jalan dan bisa dinikmati oleh masyarakat. Jalan yang dibangun ini akan membuka akses daerah yang terisolir,” ujar Matius.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Kita di Papua membutuhkan konektivitas. Dengan jalan bisa tembus maka potensi asli kampung bisa dibawa dan dijual ke perkotaan. Dengan begitu, maka ekonomi masyarakat di kampung juga ikut bertumbuh,” katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Matius berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus diperkuat sehingga pembangunan infrastruktur dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Papua.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Kami berharap kolaborasi yang sudah dibangun ini bisa ditingkatkan supaya seluruh daerah di Papua bisa terhubung dan ekonomi masyarakat bertumbuh,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Apresiasi serupa disampaikan Bupati Jayapura Yunus Wonda yang menilai ruas jalan Skori–Puai sepanjang tujuh kilometer menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan memutar untuk menuju Sentani.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Ini merupakan salah satu kerinduan masyarakat yang terjawab karena selama ini kalau masyarakat ke arah Sentani harus putar jauh, tapi dengan adanya akses jalan hari ini maka akan mempermudah masyarakat,” kata Yunus.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan pembangunan ruas jalan baru menuju Sabiab dan pengaspalan jalan Amai–Dormena yang dinilai penting untuk mendukung pengembangan kawasan wisata.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Daerah itu adalah pariwisata dan menjadi tujuan wisata dari banyak orang. Jika jalannya bagus maka wisatawan akan datang dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan jalan daerah merupakan instrumen penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat konektivitas nasional.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Infrastruktur jalan merupakan alat pengungkit pertumbuhan ekonomi, penguat konektivitas nasional, dan wujud nyata kehadiran negara dalam melayani masyarakat hingga ke daerah, sesuai arahan Bapak Presiden bahwa ekonomi tumbuh dari desa,” kata Dody.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Program tersebut dirancang untuk memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat distribusi hasil produksi daerah, meningkatkan akses menuju pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“Pembangunan infrastruktur tidak lagi terpusat, melainkan telah menjangkau seluruh pelosok Indonesia secara lebih inklusif, adil, dan merata,” ujar Dody.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Melalui penguatan konektivitas tersebut, pemerintah berharap pembangunan infrastruktur di Papua mempermudah mobilitas masyarakat, menjadi fondasi bagi tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, meningkatnya daya saing daerah, serta terciptanya kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Papua.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko 

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko Oleh Ananda Rusdian Upaya membangun bangsa yang sehat tidak cukup dilakukan melalui pelayanan kesehatan yang berpusat di fasilitas kesehatan formal semata. Tetapi negara juga hadir menjangkau kelompok-kelompok yang berada dalam posisi rentan, baik karena kondisi sosial, lingkungan hidup, maupun keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Untuk itu, peluncuran Kick-Off Nasional Skrining Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 532 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di seluruh Indonesia dipandang sebagai langkah strategis sekaligus berkeadilan. Kebijakan ini menunjukkan bahwa hak atas kesehatan menjangkau seluruh warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan yang selama ini kerap luput dari perhatian publik.                           Program ini menegaskan bahwa pemerintah mulai menempatkan kesehatan sebagai hak dasar yang harus diakses oleh semua orang tanpa kecuali. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa arahan Presiden adalah agar program kesehatan menyasar seluruh masyarakat, termasuk ratusan ribu warga binaan di lapas dan rutan. Pernyataan itu penting karena memperlihatkan perubahan cara pandang negara bahwa warga binaan bukan sekadar objek pembinaan hukum, melainkan tetap subjek pembangunan yang berhak memperoleh perlindungan kesehatan secara layak.