Kata Papua

Presiden Prabowo Dorong Kepemimpinan Pro-Rakyat dan Tata Kelola Bersih di Daerah - Kata Papua

Presiden Prabowo Dorong Kepemimpinan Pro-Rakyat dan Tata Kelola Bersih di Daerah

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Presiden Prabowo Dorong Kepemimpinan Pro-Rakyat dan Tata Kelola Bersih di Daerah

Bogor — Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kepemimpinan nasional harus berpihak pada kepentingan rakyat serta menempatkan tata kelola pemerintahan yang bersih sebagai fondasi utama. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang mempertemukan jajaran pemerintah pusat dengan seluruh kepala daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

 

 

 

 

Forum nasional ini diposisikan sebagai ruang konsolidasi untuk memastikan seluruh pemimpin daerah memiliki orientasi yang sama, yakni menghadirkan pemerintahan yang bekerja untuk masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok sempit. Di hadapan para kepala daerah, Presiden menekankan bahwa ekspektasi publik terhadap pemimpin saat ini semakin tinggi, terutama dalam hal integritas dan keadilan.

 

 

 

 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kepekaan kuat terhadap sikap dan perilaku pemimpinnya. “Mereka tidak suka pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadinya saja,” tegas Presiden Prabowo.

 

 

 

 

Penekanan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa legitimasi kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh jabatan formal, tetapi juga oleh keberpihakan nyata pada kebutuhan rakyat. Presiden menyampaikan bahwa figur pemimpin yang diharapkan masyarakat adalah sosok yang bekerja dengan nurani, menjunjung kejujuran, serta mampu menghadirkan rasa keadilan di tengah kehidupan publik.

 

 

 

 

Presiden Prabowo Subianto juga menekankan bahwa harapan rakyat terhadap pemimpin bersifat universal dan tidak berubah oleh waktu.

 

 

 

 

“Mereka mendambakan selalu pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja dengan rakyat semuanya,” ujar Presiden Prabowo.

 

 

 

 

Dalam konteks dinamika nasional dan global yang terus bergerak cepat, Presiden mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kecakapan membaca situasi. Kepala daerah diminta tidak memimpin secara naif, melainkan memahami tantangan riil yang dihadapi masyarakat di wilayah masing-masing.

 

 

 

 

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kepemimpinan menuntut ketajaman sikap dan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan. “Kita juga harus menjadi pemimpin yang tidak lugu, harus waspada, mengerti, dan tahu situasi,” pungkas Presiden Prabowo.

 

 

 

 

Rakornas 2026 sendiri dihadiri oleh seluruh kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota beserta wakilnya, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Kehadiran lintas unsur tersebut dinilai strategis untuk memperkuat sinergi kebijakan antara pusat dan daerah.

 

 

 

 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pertemuan ini dirancang sebagai ajang penyelarasan langkah pemerintahan.

 

 

 

 

“Diharapkan dengan berkumpulnya seluruh unsur, langkah, visi, dan persepsi dapat disatukan,” ujar Prasetyo.

 

 

 

 

Selain penguatan sinergi, Rakornas juga menjadi momentum evaluasi pelaksanaan program nasional, termasuk komitmen terhadap prinsip good governance dan pemerintahan bebas korupsi yang terus ditekankan Presiden.

 

 

 

 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa agenda integritas menjadi perhatian utama Presiden.

 

 

 

 

“Komitmen untuk good governance dan menjalankan pemerintahan tanpa korupsi selalu menjadi konsen Bapak Presiden,” tutup Prasetyo.o

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts