Kata Papua

Relawan Prabowo di Makassar Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 - Kata Papua

Relawan Prabowo di Makassar Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Relawan Prabowo di Makassar Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

MAKASSAR — Karena dinilai merupakan sosok pemimpin yang jauh lebih merakyat, maka relawan Prabowo kemudian beralih dan melakukan deklarasi untuk memberikan dukungan penuh kepada Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Para relawan PS19 (Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini seluruhnya mengalihkan dukungan mereka kepada Capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo untuk Pemilu 2024 mendatang.

Bahkan mereka melakukan deklarasi dengan cara beramai-ramai melepas baju atribut kampanye mereka dulu dan menggantinya dengan kaus bergambar wajah pemimpin berambut putih itu dengan tulisan GP24.

Bukan beralih dukungan saja, namun mereka juga menegaskan deklarasi sikap mereka untuk mengawal penuh kemenangan Ganjar Pranowo.

Alasan dari pengalihan dukungan tersebut adalah karena mereka menganggap bahwa sosok pemimpin berusia 54 tahun itu memiliki banyak kesitimewaan seperti pengalamannya dalam menahkodai pemerintahan sebelumnya.

Ketua Relawan GP24 Yusran Sofyan menjelaskan pula bahwa bahasa yang digunakan oleh Ganjar Pranowo ketika berkomunikasi jauh lebih bisa mudah dipahami, khususnya ketika dirinya menyampaikan argumennya.

“Saya melihat Mas Ganjar cukup syarat pengalaman dan beliau masih muda. Saya melihat secara langsung bahwa ada keistemewaan dari Mas Ganjar,” ungkap Yusran.

“Pertama sangat egaliter, bahasanya populis mudah dipahami. Pada saat diskusi langsung dengan beliau, dia memaparkan beberapa argumen dan beberapa pernyataan. Kami sangat tertarik saat itu,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Relawan GP24 Sulsel Hermayanto mengungkapkan bahwa sosok Ganjar Pranowo merupakan pemimpin yang sangat merakyat dan bisa diterima baik oleh semua lapisan masyarakat.

“Kami berlatar belakang dari petani, nelayan, buruh. Kami ada semua di sini kemudian menyuarakan kembali dukungan ke Pak Ganjar Pranowo. Alasannya jelas. Kami melihat sosok Pak Ganjar yang dekat sekali dengan rakyat, Itu yang sangat menarik buat kami,” ujarnya.

Dukungan dari para relawan juga berusaha untuk terus diperluas bahkan hingga ke para buruh.

DPP Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) terus berusaha untuk memperluas jangkauan dukungan dengan melakukan safari ke KSBSI dan ke Pimpinan Federasi Sekitar Buruh (FSB) Garteks.

Ketua Umum GBB Lukman Hakim menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memang dilakukannya untuk bisa menyerap berbagai masukan konsep serta solusi atas berbagai isu mengenai ketenagakerjaan di Indonesia.

Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban menyatakan bahwa memang sosok Ganjar Pranowo merupakan pemimpin dengan karakter yang dibutuhkan oleh masyarakat karena terbuka dan bisa menyerap aspirasi rakyatnya.

Mengenai bagaimana peliknya regulasi mengenai para buruh, bahkan dirinya juga meyakini bahwa sosok Capres PDI Perjuangan itu akan bisa mencarikan jalan tengah dan melibatkan semua stakeholder.

“Saya yakin Pak Ganjar dapat menemukan cara win-win solution untuk melakukan perbaikan regulasi dengan melibatkan seluruh stakeholder” ujar Elly.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Tokoh Adat Papua Serukan Mahasiswa Tolak Provokasi Demo Reformasi Jilid II 

Tokoh Adat Papua Serukan Mahasiswa Tolak Provokasi Demo Reformasi Jilid II Oleh : Yohanes Wandikbo Munculnya provokasi aksi yang mengatasnamakan Reformasi Jilid II di sejumlah daerah perlu disikapi secara bijak, khususnya oleh kalangan mahasiswa dikenal sebagai kelompok intelektual dan agen perubahan. Di Papua, seruan untuk menjaga stabilitas dan menghindari tindakan provokatif mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat yang mengingatkan pentingnya mengedepankan dialog serta penyampaian aspirasi secara damai. Pesan tersebut menjadi relevan mengingat Papua saat ini sedang berada dalam fase penting pembangunan yang membutuhkan suasana aman dan kondusif.         Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Namun, demokrasi juga menuntut tanggung jawab. Aspirasi yang disampaikan secara damai akan memberikan ruang bagi terbangunnya komunikasi yang sehat antara masyarakat dan pemerintah. Sebaliknya, aksi yang disertai provokasi, kekerasan, atau tindakan anarkis justru berpotensi merugikan kepentingan masyarakat luas.         Dalam konteks tersebut, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Pegunungan sekaligus Ketua Asosiasi Kepala Suku se-Papua Pegunungan, Malaikat Alpius Tabuni, mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam pola demonstrasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara profesional dan tetap mengedepankan kepentingan bersama. Pandangan tersebut mencerminkan harapan agar ruang demokrasi tetap terjaga tanpa mengorbankan stabilitas yang selama ini terus dibangun.         Papua memiliki pengalaman panjang terkait dampak sosial dan ekonomi yang muncul ketika situasi keamanan terganggu. Berbagai aktivitas masyarakat dapat terhenti, mulai dari kegiatan pendidikan, perdagangan, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi lainnya. Karena itu, upaya menjaga ketertiban bukan sekadar persoalan keamanan semata, melainkan bagian dari ikhtiar untuk melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas.