Kata Papua

Barisan Soekarnois Siapkan Strategi Kawal Demokrasi Menangkan Ganjar-Mahfud di Jabar - Kata Papua

Barisan Soekarnois Siapkan Strategi Kawal Demokrasi Menangkan Ganjar-Mahfud di Jabar

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Barisan Soekarnois Siapkan Strategi Kawal Demokrasi Menangkan Ganjar-Mahfud di Jabar

JAWA BARAT — Sukarelawan Barisan Soekarnois for Ganjar President (BSGP) telah menyiapkan serangkaian strategi yang sangat ampuh untuk bisa mengawal tegaknya demokrasi di Indonesia demi memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud di wilayah Jawa Barat.

Ketua DPD BSGP Jabar, Dwiputro Aris Wibowo mengungkapkan bahwa strategi mereka untuk mengawal berjalannya demokrasi tersebut bertujuan untuk bisa mengantisipasi kemungkinan kecurangan yang bisa saja dilakukan oleh kandidat lain dalam Pilpres 2024.

“Kawal demokrasi sesuai keinginan reformasi, karena ada indikasi mengarah kembali ke masa lalu. Jadi kita kawal demokrasi di Jawa Barat,” tegasnya.

Beberapa hal yang dilakukan adalah dengan secara langsung terjun ke masyarakat hingga akar rumput untuk bisa menyosialisasikan bagaimana program dan gagasan dari pasangan Ganjar-Mahfud.

“Kami akan door to door, melakukan sosialisasi, bertemu masyarakat langsung, dan mungkin menggandeng Caleg dari partai pengusung, kami jalan bareng,” kata Dwiputro.

Lebih lanjut, Ketua DPD BSGP Jabar itu mengaku juga akan membentuk pengusung BSGP hingga di sebanyak 27 Kabupaten atau Kota di semua wilayah Jawa Baray, sehingga pergerakan mereka bisa menjadi semakin masif lagi.

Sementara itu, Ketua Nasional BSGP, Ugik Kurniadi menjelaskan bahwa pada dasarnya seluruh pihaknya berisikan seluruh masyarakat dan juga figur yang menjadi pengagum Bung Karno.

Dengan kata lain, dukungan penuh yang dilakukan oleh BSGP kepada pasangan Ganjar-Mahfud sudah jelas sangat berlandaskan dengan bagaimana ideologi politik dari Bung Karno.

“Calon presiden yang Soekarnois hanya Ganjar, dan kami menilai dia anak ideologis Soekarno yang layak menjadi presiden,” tutur Ugik.

Sebelumnya, pasangan Capres dan Cawapres Republik Indonesia yang diusung oleh koalisi PDI Perjuangan tersebut sempat melakukan ziarah ke makam proklamator sekaligus Presiden RI pertema, Ir. Soekarno di Blitar.

Ganjar Pranowo kemudian menilai bahwa sosok Bung Karno sendiri merupakan figur yang sangat konsisten untuk terus membela rakyat kecil.

Maka dari itu, keteladanan tersebut akan terus diikuti olehnya dengan baik pula.

“Semangat mandiri, berjuang, bela wong cilik dan konsisten. Itu yang harus dilakukan,” tegas Ganjar.

“Kita hari ini nyekar. Kita hari ini ziarah bersama Bu Mega dan Pak Mahfud. Tentu kita mendoakan mudah-mudahan Bung Karno di sana diterima (amal ibadahnya), dan kita selalu mendapatkan inspirasinya,” tambahnya seusai ziarah dilakukan.

Dalam kegiatan ziarah makam yang dilakukan oleh pasangan Ganjar-Mahfud ke makam Bung Karno, sebanyak ribuan warga juga menyambut mereka dengan sangat antusias bahkan mulai dari kedatangan hingga selesainya kegiatan.

Seluruh masyarakat meneriakkan Ganjar sebagai Presiden dan juga mendoakan mantan Gubernur di Jawa Tengah selama dua periode itu untuk bisa menjadi pemimpin bangsa mendatang pada periode tahun 2024 hingga 2029

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko 

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko Oleh Ananda Rusdian Upaya membangun bangsa yang sehat tidak cukup dilakukan melalui pelayanan kesehatan yang berpusat di fasilitas kesehatan formal semata. Tetapi negara juga hadir menjangkau kelompok-kelompok yang berada dalam posisi rentan, baik karena kondisi sosial, lingkungan hidup, maupun keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Untuk itu, peluncuran Kick-Off Nasional Skrining Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 532 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di seluruh Indonesia dipandang sebagai langkah strategis sekaligus berkeadilan. Kebijakan ini menunjukkan bahwa hak atas kesehatan menjangkau seluruh warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan yang selama ini kerap luput dari perhatian publik.                           Program ini menegaskan bahwa pemerintah mulai menempatkan kesehatan sebagai hak dasar yang harus diakses oleh semua orang tanpa kecuali. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa arahan Presiden adalah agar program kesehatan menyasar seluruh masyarakat, termasuk ratusan ribu warga binaan di lapas dan rutan. Pernyataan itu penting karena memperlihatkan perubahan cara pandang negara bahwa warga binaan bukan sekadar objek pembinaan hukum, melainkan tetap subjek pembangunan yang berhak memperoleh perlindungan kesehatan secara layak.