Lompat ke konten utama

Kata Papua

Dianggap Sebagai Pemimpin yang Mampu Berantas Kemiskinan, Forum Pemuda Sumbar Komitmen Dukung Ganjar Pranowo - Kata Papua

Dianggap Sebagai Pemimpin yang Mampu Berantas Kemiskinan, Forum Pemuda Sumbar Komitmen Dukung Ganjar Pranowo

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Oleh : Benny Syahputra

Diyakini merupakan sosok yang sangat mampu dalam memberantas kemiskinan di Indonesia, maka Forum Pemuda Sumbar kini menjatuhkan dukungan penuh mereka kepada Ganjar Pranowo dan enggan untuk mengulangi kesalahan yang sama dalam gelaran Pemilu sebelumnya, yang mana mereka mengakui bahwa telah salah pilih.

Dukungan kepada Calon Presiden (Capres) yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada pesta demokrasi dan kontestasi politik dalam perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada tahun 2024 mendatang terus saja mengalir bahkan dari berbagai macam masyarakat di berbagai kalangan termasuk dari berbagai daerah, utamanya di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kali ini, dukungan kepada mantan Gubernur di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang pernah menjabat selama dua periode atau sepuluh tahun terakhir itu datang dari Forum Pemuda Sumbar. Para generasi muda penerus bangsa itu menggalakkan dukungan penuh kepada sosok pemimpin masa depan bangsa tersebut lantaran menilai sosoknya sangat dekat dengan masyarakat dan juga berasal dari latar belakang keluarga yang biasa-biasa saja, bukan dari orang yang memang sebelumnya berada atau terpandang.

Hal tersebut menandakan dengan jelas bahwa Ganjar Pranowo memang memiliki kualitas yang luar biasa, karena bayangkan saja, seorang pria yang berasal dari latar belakang keluarga biasa saja namun bisa sampai pada titik yang sekarang ini. Jelas akan sangat berbeda jika sebelumnya dia memang sudah berasal dari latar belakang keluarga yang berada atau mampu hingga berpengaruh.

Dengan kata lain, seluruh rekam jejak dan juga pengalaman hingga berbagai macam prestasi yang berhasil dicetak oleh pria yang juga pernah menjabat sebagai anggota parlemen dalam Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu sama sekali tidak dibantu popularitasnya dari golongan latar belakang keluarganya, dan murni memang karena sosok pribadinya yang berkualitas.

Justru, dikarenakan dirinya dulunya berasal dari latar belakang keluarga biasa-biasa saja, maka Ganjar Pranowo akan sangat mampu untuk memberantas kemiskinan di Tanah Air dengan jauh lebih cepat apabila dibandingkan dengan kandidat pemimpin lainnya. Karena dirinya sendiri memang pernah berada dalam kondisi yang sulit dulunya, sehingga bagaimana jeritan dari rakyat kecil akan jauh lebih mampu dipahaminya secara pribadi.

Kepedulian sosok Kader dari Partai Politik (Parpol) pimpinan Megawati Soekarnoputri itu kepada masyarakat kecil memang merupakan hal yang murni berasal dari dirinya sendiri dan bukan merupakan sesuatu yang dibuat-buat. Tentu sangat berbeda jika misalnya melihat adanya kandidat pemimpin yang sebenarnya dirinya berasal dari latar belakang keluarga berada, namun hanya karena hendak mengikuti kontestasi Pilpres saja, maka dia seolah berusaha untuk merasakan dan ikut-ikutan memasang gimik demi memenangkan hati masyarakat kecil.

Bahkan, bagaimana kepedulian Ganjar Pranowo kepada seluruh rakyat kecil sendiri juga diakui oleh mereka, bukanlah hal yang dibuat-buat. Karena memang benar-benar mereka semua merasakan dan menentukan pilihannya berasal dari seorang kandidat pemimpin yang juga menggunakan hati.

Mengenai hal tersebut, Koordinator Forum Pemuda Sumbar, Muhamad Jamil meyakini dengan sangat bahwa sosok suami Siti Atiqoh itu akan mampu memberantas segala macam persoalan berkaitan dengan kemiskinan masyarakat Indonesia dengan jauh lebih cepat dan optimal.

Pada jejak Pemilihan Umum (Pemilu) yang sebelumnya, diakui sendiri bahwa masyarakat di Tanah Minang sempat kecolongan karena mereka selama ini memang tidak melibatkan diri dalam kontestasi politik nasional. Maka dari itu, karena berusaha untuk belajar dari kesalahan sebelumnya, kini mereka sudah enggan kecolongan lagi sehingga akan jelas mampu memberikan kontribusi suara di pentas nasional kepada Ganjar Pranowo.

Selain itu, secara rasional dan juga berbagai macam survei yang dilakukan, sudah sangat jelas kalau sosok pemimpin yang identik dengan rambut berwarna putih tersebut sangat tepat untuk bisa dijadikan sosok pemimpin dan tempat menggantungkan mimpi seluruh masyarakat Indonesia.

Di samping itu, pihak Forum Pemuda Sumbar juga akan terus membuka adanya ruang diskusi secara berkelanjutan. Tujuan dari diadakannya hal tersebut adalah untuk semakin membuka cakrawalasa dari seluruh generasi milenial dalam menentukan bagaimana pilihan dan juga pandangan politik mereka ke depannya demi kebaikan nasib dan arah gerak bangsa nanti.

Diskusi yang hendak digelar tersebut akan dilaksanakan dengan sangat ilmiah, bahkan apabila berbicara mengenai masyarakat adat, maka akan juga dihadirkan pula para tokog yang sangat paham dengan adat, dan jika misal berkaitan dengan ekonomi, maka akan diundang pakar ekonomi.

Forum Pemuda Sumbar yang berisikan para generasi milenial dari Provinsi Sumatera Barat enggan untuk mengulangi kesalahan yang sama dalam gelaran Pemilu sebelumnya. Maka dari itu, mereka kini sudah membulatkan tekad untuk memberikan dukungan penuh kepada Ganjar Pranowo karena meyakini bahwa sosok tersebut akan sangat mampu memberantas kemiskinan dengan jauh lebih baik dibandingkan dengan kandidat lainnya.

)* Penulis adalah kontributor Forum Literasi Kota Padan

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

LENSA SR: Sekolah Rakyat Dikelola Lebih Terbuka 

Oleh: Rania Zafirah Kehadiran Sekolah Rakyat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Seiring pelaksanaan program tersebut, kebutuhan terhadap informasi yang akurat, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan semakin penting. Penguatan tata kelola informasi diperlukan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang jelas mengenai perkembangan Sekolah Rakyat. Menjawab kebutuhan tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) mengembangkan LENSA SR (Layanan Ekosistem Narasi Sekolah Rakyat yang Adaptif) sebagai upaya memperkuat tata kelola informasi terkait Sekolah Rakyat. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat valid, terintegrasi, dan konsisten. Hingga Mei 2026, Kemensos mencatat sebanyak 5.299 pertanyaan dan aduan yang masuk melalui media sosial. Sebagian besar pertanyaan masyarakat berkaitan dengan lokasi, jadwal, serta ketersediaan Sekolah Rakyat. Tingginya jumlah pertanyaan tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang jelas mengenai pelaksanaan program. Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi dan Media Massa, Fatkhurohman LENSA SR dikembangkan untuk mengintegrasikan informasi dari tingkat pusat hingga daerah. Integrasi tersebut penting karena pelaksanaan Sekolah Rakyat melibatkan berbagai unsur dan berlangsung di sejumlah wilayah. Melalui LENSA SR, informasi yang diterima tidak serta-merta digunakan sebagai bahan publikasi. Informasi tersebut terlebih dahulu dikumpulkan dari berbagai sumber dan dikonfirmasi kepada unit yang memiliki kewenangan atau substansi terkait. Sumber informasi yang digunakan mencakup media massa, media sosial, PPID, SP4N-LAPOR!, Command Center 171, laporan Sentra dan Balai, pengelola Sekolah Rakyat, pemerintah daerah, serta informasi yang diperoleh dari lapangan. Keragaman sumber tersebut memungkinkan pemerintah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai perkembangan dan persoalan yang muncul di lapangan. Selanjutnya, informasi tersebut melalui proses pemeriksaan guna memastikan keakuratan, keterbaruan, konfirmasi, dan pertanggungjawabannya. Setelah dinyatakan sesuai, informasi kemudian diolah menjadi narasi serta rekomendasi respons berdasarkan tingkat kebutuhan. Proses ini menunjukkan bahwa penyampaian informasi tidak hanya berorientasi pada kecepatan, tetapi juga mengutamakan validitas. LENSA SR menerapkan enam tahapan mekanisme, yakni tangkap dan klasifikasi isu, validasi substansi, pengolahan isu dan narasi, rekomendasi respons dan tindak lanjut, diseminasi, serta monitoring dan pembelajaran organisasi. Rangkaian tersebut membentuk siklus pengelolaan informasi yang memungkinkan setiap isu ditangani secara sistematis, mulai dari informasi diterima hingga evaluasi terhadap respons yang diberikan. Kehadiran sistem tersebut juga membuka ruang bagi pertanyaan dan aduan masyarakat untuk menjadi bahan evaluasi. Informasi yang diterima dapat dipetakan berdasarkan isu sehingga pemerintah memiliki dasar untuk memperkuat komunikasi publik sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, komunikasi tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga bagian dari proses pembelajaran dalam pelaksanaan program. Untuk memastikan keseragaman informasi, LENSA SR dilengkapi dengan Living FAQ, bank narasi, narasi kunci, talking points, template klarifikasi, template bantahan hoaks, bahan pimpinan, serta checklist data-safe dan child-safe. Perangkat tersebut menjadi rujukan agar informasi yang disampaikan melalui berbagai kanal tetap mengacu pada substansi yang sama. Ketersediaan template klarifikasi dan bantahan hoaks juga relevan di tengah arus informasi digital yang berkembang cepat. Masyarakat membutuhkan rujukan yang jelas untuk membedakan informasi yang telah dikonfirmasi dengan informasi yang belum memiliki dasar. Pengelolaan informasi secara terstruktur dapat membantu mencegah kesimpangsiuran sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap informasi resmi. Keterbukaan informasi juga berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap penerima manfaat. Sekolah Rakyat berkaitan langsung dengan anak-anak dan keluarga rentan sehingga penyampaian informasi perlu memperhatikan keamanan dan martabat mereka. Karena itu, prinsip data-safe dan child-safe menjadi bagian dari sistem LENSA SR. Kementerian Sosial berharap LENSA SR dapat menjadi model tata kelola informasi yang nantinya diterapkan pada berbagai program Kemensos lainnya. Sistem tersebut dapat semakin mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi sekaligus mencegah beredarnya informasi yang tidak benar. Harapan tersebut menunjukkan bahwa penguatan tata kelola informasi tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi Sekolah Rakyat. Pengalaman yang dibangun melalui LENSA SR juga dapat menjadi dasar pengembangan pola komunikasi publik yang lebih terintegrasi pada berbagai program Kemensos lainnya. Tingginya perhatian masyarakat terhadap Sekolah Rakyat menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang semakin terbuka. Ketika masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai lokasi, jadwal, maupun ketersediaan sekolah melalui sumber yang jelas, pemahaman terhadap program dapat terbentuk secara lebih baik. Melalui LENSA SR, Kemensos menargetkan informasi mengenai Sekolah Rakyat tidak sekadar disampaikan secara cepat, tetapi juga telah terkonfirmasi, konsisten, dapat ditelusuri, serta tetap memperhatikan keamanan dan martabat anak maupun keluarga rentan. Pada akhirnya, LENSA SR menjadi bagian dari penguatan tata