Diplomasi Aktif Indonesia di Forum HAM PBB Pertegas Komitmen Nyata Dukung Penuh Kemerdekaan Palestina
*Jenewa* – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono mengatakan posisi Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina sudah jelas dan nyata.
Ia menegaskan posisi konsisten Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui langkah diplomasi strategis, termasuk partisipasi dalam Board of Peace dan International Stabilization Force (ISF), penguatan narasi solusi dua negara, perlindungan warga sipil, serta inisiatif penyelenggaraan sesi khusus Palestina pada KTT D-8 di Jakarta sebagai wujud solidaritas konkret di panggung global.
Hal tersebut terungkap saat pertemuan bilateral Menteri Luar Negeri RI, Sugiono dengan Menteri Luar Negeri Palestina Varsen Aghebekian Shahih di sela-sela acara Segmen Tingkat Tinggi atau High-Level Segment sesi 61 Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di Jenewa, Swiss.
Menurut Menlu Sugiono, Indonesia kembali memberiakndukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Palestina. Salah satu caranya dengan bergabung bersama Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. “Indonesia siap memainkan peran yang lebih substantif dalam mendorong tercapainya perdamaian yang adil dan berkelanjutan, termasuk melalui Board of Peace dan International Stabilization Force (ISF),” tulis Kementerian Luar Negeri RI dalam keterangannya.
Pada kesempatan yang sama, Menlu Sugiono juga menyampaikan Indonesia akan berupaya keras memastikan proses transisi pasca konflik bisa sejalan dengan kepentingan rakyat Palestina. Salah satunya adalah terus menyuarakan narasi solusi dua negara dan kontribusi Indonesia dalam pasukan ISF.
“Fokus utama kontingen Indonesia adalah perlindungan warga sipil dan dukungan kemanusiaan.” tutur Sugiono.
Lebih lanjut Menlu RI mengungkapkan bahwa Indonesia akan terus memanfaatkan berbagai forum internasional untuk menggalang dukungan bagi Palestina.
Indonesia juga berencana menyelenggarakan sesi khusus mengenai Palestina di Jakarta pada 15 April 2026 di sela-sela rangkaian KTT D-8. Sesi khusus ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat solidaritas dan dukungan internasional.
Menlu RI juga berharap Menlu Palestina akan mengunjungi Indonesia di waktu mendatang. Sementara, menanggapi komitmen tersebut, Menlu Palestina Varsen memberikan apresiasi atas upaya politik Indonesia yang mengawal dan memperjuangkan kepentingan Palestina secara nyata dan konkrit.








