Kata Papua

Ganjar Pemimpin Jateng Terbaik, Patut Terus Didukung Menjadi Presiden 2024 - Kata Papua

Ganjar Pemimpin Jateng Terbaik, Patut Terus Didukung Menjadi Presiden 2024

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Ganjar Pemimpin Jateng Terbaik, Patut Terus Didukung Menjadi Presiden 2024

Jakarta – Ganjar Pranowo merupakan pemimpin Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terbaik, maka sudah sepatutnya dirinya terus didukung untuk menjadi Presiden RI pada tahun 2024 mendatang.

Wakil Ketua Pusat Tim Koordinator Pemenangan Ganjar Pranowo (TKPG), Adian Napitupulu mengungkapkan bahwa sosok Capres dari PDI Perjuangan tersebut memang merupakan figur pribadi yang baik.

“Jadi orang baik seperti ini (Ganjar Pranowo) tidak boleh kita biarkan sendirian. Orang baik harus di dukung dengan orang baik,” ungkapnya.

“Dan saya senang bahwa saat ini ada sekian banyak orang baik yang sudah berkumpul ditempat ini untuk memenangkan orang baik kita yaitu Ganjar Pranowo,” kata Adian.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara Lukman Abunawa menegaskan bahwa dirinya terus berkomitmen akan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI pada Pemilu 2024 nanti.

“Tentunya tiga pilar yang telah kami komparasikan. Baik dari kalangan legislatif, eksekutif dan hukum. Sekarang yang tercatat sudah 33 relawan kita yang tersebar di Sulawesi Tenggara,” tandasnya.

Pada kesempatan lain, bagaimana sosok pria berambut putih itu memang dinilai sebagai pemimpin terbaik di Jawa Tengah juga terlihat dari adanya ratusan masyarakat dari berbagai kelompok yang terus berdatangan ke Puri Gedeh untuk bertemu dengannya yang akan purnatugas.

Masyarakat dari berbagai latar belakang seperti kader posyandu, penyapu jalan, petani tembakau, petani milenial, komunitas seni lukis cat air dan masih banyak lagi.

Bahkan sebagian warga yang datang tampak membawa hasil bumi yang kemudian diserahkan kepada Ganjar Pranowo.

Adanya hasil bumi tersebut merupakan bentuk tanda cinta dan apresiasi yang diberikan oleh masyarakat kepada pemimpin berusia 54 tahun itu selama memimpin Jawa Tengah dengan sangat baik dalam dua periodenya.

Hasil bumi dari masyarakat tersebut kemudian sebagian diolah oleh Youtuber terkenal, Chef Bobon Santoso yang hendak memasakkan hidangan spesial untuk Ganjar Pranowo dan juga dibagikan kepada warga Jawa Tengah.

“Terima kasih sudah diizinkan masak di sini, saya sebagai orang yang pertama kali datang berjumpa langsung mengucapkan selamat purnatugas, dan sukses di pelayanan berikutnya. Kita doakan Pak ganjar di mana pun sukses,” ucap Bobon kepada Ganjar.

Kemudian Ganjar sendiri mengaku bahwa dirinya setiap hari berjalan dan bertemu dengan penyapu jalanan dan dia menitipkan pesan kepada penyapu itu untuk terus menjaga kebersihan.

“Karena hampir tiap hari saya berjalan dan bertemu penyapu jalan, sekarang kita kasih ke sini dulu. Ibu-ibu yang sudah menyapu bahkan sejak jam 4 pagi. Terima kasih, titip selalu dijaga kebersihannya ya,” ujarnya

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Tokoh Adat Papua Serukan Mahasiswa Tolak Provokasi Demo Reformasi Jilid II 

Tokoh Adat Papua Serukan Mahasiswa Tolak Provokasi Demo Reformasi Jilid II Oleh : Yohanes Wandikbo Munculnya provokasi aksi yang mengatasnamakan Reformasi Jilid II di sejumlah daerah perlu disikapi secara bijak, khususnya oleh kalangan mahasiswa dikenal sebagai kelompok intelektual dan agen perubahan. Di Papua, seruan untuk menjaga stabilitas dan menghindari tindakan provokatif mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat yang mengingatkan pentingnya mengedepankan dialog serta penyampaian aspirasi secara damai. Pesan tersebut menjadi relevan mengingat Papua saat ini sedang berada dalam fase penting pembangunan yang membutuhkan suasana aman dan kondusif.         Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Namun, demokrasi juga menuntut tanggung jawab. Aspirasi yang disampaikan secara damai akan memberikan ruang bagi terbangunnya komunikasi yang sehat antara masyarakat dan pemerintah. Sebaliknya, aksi yang disertai provokasi, kekerasan, atau tindakan anarkis justru berpotensi merugikan kepentingan masyarakat luas.         Dalam konteks tersebut, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Pegunungan sekaligus Ketua Asosiasi Kepala Suku se-Papua Pegunungan, Malaikat Alpius Tabuni, mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam pola demonstrasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara profesional dan tetap mengedepankan kepentingan bersama. Pandangan tersebut mencerminkan harapan agar ruang demokrasi tetap terjaga tanpa mengorbankan stabilitas yang selama ini terus dibangun.         Papua memiliki pengalaman panjang terkait dampak sosial dan ekonomi yang muncul ketika situasi keamanan terganggu. Berbagai aktivitas masyarakat dapat terhenti, mulai dari kegiatan pendidikan, perdagangan, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi lainnya. Karena itu, upaya menjaga ketertiban bukan sekadar persoalan keamanan semata, melainkan bagian dari ikhtiar untuk melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas.