Kata Papua

IKN Nusantara Tingkatkan UMKM dan Perekonomian Masyarakat - Kata Papua

IKN Nusantara Tingkatkan UMKM dan Perekonomian Masyarakat

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

IKN Nusantara Tingkatkan UMKM dan Perekonomian Masyarakat

*Balikpapan* – Ketua UMKM Pawon Patra Wonder Food Snack binaan Pertamina Balikpapan, Anita mengatakan IKN Nusantara, memberikan dampak positif terhadap masyarakat, khususnya dalam sektor Ekonomi dan UMKM.

Hal ini pun diungkapkan Anita saat ditemui di Balikpapan Rabu 8/5/2024.

Menurut Wanita yang kerap disapa Anita, pihaknya menyambut dengan baik pindahnya IKN ke Kalimantan karena dengan pindahan IKN ke Kalimantan akan dapat meningkatkan pertumbuhan di bidang ekonomi khususnya pengembangan UMKM.

Dirinya menyebutkan, IKN, sangat berpengaruh pada UMKM, terutama peningkatan penjualan, karena banyaknya tamu yang berkunjung ke Kalimantan maka produk kami banyak dipesan di beberapa tempat yang kami titipkan, ucapnya.

” Untuk itu, kami terus mempersiapkan produk lebih banyak lagi dan berinovasi dalam meningkatkan kualitas produksi agar dapat dipasarkan selain di dalam negeri namun juga dapat untuk diekspor keluar negeri, ” ungkap Anita.

Dirinya mengatakan bahwa, Produk dari UMKM tersebut juga sedang mengikuti kurasi untuk perdagangan ekspor di jerman.

” Kami siap bersaing dengan pelaku usaha dari luar Kalimantan dengan lebih meningkatkan inovasi produk dan kualitas produk kami, ” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan keberadaan ibu kota negara di Provinsi Kaltim menjadi peluang investasi dan peluang usaha berbagai sektor, salah satunya adalah UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) di Provinsi Kaltim.

“Perpindahan Ibu Kota Nusantara di Provinsi Kaltim akan menjadi peluang usaha bagi pengusaha maupun para pelaku UMKM. Dan IKN bisa menjadi salah satu pendorong peningkatan usaha, peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi di daerah,” kata Hadi Mulyadi .

Mantan legislator Karang Paci dan Senayan itu mengatakan selain menjadi peluang, tentu juga menjadi tentangan bagi pelaku UMKM, bukan saja menghasilkan produk yang kompetitif, tetapi bagaimana meningkatkan sumber daya manusianya, sehingga menjadi UMKM yang berkapasitas, berkualitas dan mempu berdaya saing.

“Oleh karena itu, para pelaku usaha UMKM diharapkan dapat terus meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat berkarya dan menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing di pasar gobal,” pesannya.

Wagub Hadi menambahkan, dukungan Pemprov Kaltim terhadap pelaku UMKM yang ada di Kaltim terus dilaksanakan, baik peningkatan kapasitas maupun sertifikasi kompetensi melalui berbagai pelatihan yang dilakukan oleh dinas terkait di lingkup Pemprov Kaltim, maupun pihak perbankan di Kaltim.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Tokoh Adat Papua Serukan Mahasiswa Tolak Provokasi Demo Reformasi Jilid II 

Tokoh Adat Papua Serukan Mahasiswa Tolak Provokasi Demo Reformasi Jilid II Oleh : Yohanes Wandikbo Munculnya provokasi aksi yang mengatasnamakan Reformasi Jilid II di sejumlah daerah perlu disikapi secara bijak, khususnya oleh kalangan mahasiswa dikenal sebagai kelompok intelektual dan agen perubahan. Di Papua, seruan untuk menjaga stabilitas dan menghindari tindakan provokatif mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat yang mengingatkan pentingnya mengedepankan dialog serta penyampaian aspirasi secara damai. Pesan tersebut menjadi relevan mengingat Papua saat ini sedang berada dalam fase penting pembangunan yang membutuhkan suasana aman dan kondusif.         Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Namun, demokrasi juga menuntut tanggung jawab. Aspirasi yang disampaikan secara damai akan memberikan ruang bagi terbangunnya komunikasi yang sehat antara masyarakat dan pemerintah. Sebaliknya, aksi yang disertai provokasi, kekerasan, atau tindakan anarkis justru berpotensi merugikan kepentingan masyarakat luas.         Dalam konteks tersebut, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Pegunungan sekaligus Ketua Asosiasi Kepala Suku se-Papua Pegunungan, Malaikat Alpius Tabuni, mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam pola demonstrasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara profesional dan tetap mengedepankan kepentingan bersama. Pandangan tersebut mencerminkan harapan agar ruang demokrasi tetap terjaga tanpa mengorbankan stabilitas yang selama ini terus dibangun.         Papua memiliki pengalaman panjang terkait dampak sosial dan ekonomi yang muncul ketika situasi keamanan terganggu. Berbagai aktivitas masyarakat dapat terhenti, mulai dari kegiatan pendidikan, perdagangan, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi lainnya. Karena itu, upaya menjaga ketertiban bukan sekadar persoalan keamanan semata, melainkan bagian dari ikhtiar untuk melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas.