Mayoritas Publik Percaya Indonesia Tetap Konsisten Bela Palestina
Jakarta – Sikap Indonesia secara konsisten membela Palestina, mendukung kemerdekaan dan kedaulatan berdasarkan two-state solution. Komitmen ini tetap teguh, bahkan saat Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP) di Amerika Serikat pada awal 2026, yang bertujuan mendorong perdamaian adil di Gaza.
Dalam diplomasinya Pemerintah Indonesia, melalui Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Sugiono, menegaskan bahwa keikutsertaan di Board of Peace adalah ruang untuk memperjuangkan Palestina, bukan melemahkannya.
Tingginya dukungan masyarakat terhadap sikap Indonesia tergambar dalam hasil survei oleh Lembaga Survei Median yang merilis temuan persepsi responden di media sosial terhadap bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace. Mayoritas responden masih percaya sikap pemerintah Indonesia tetap konsisten bela Palestina meski bergabung Board of Peace.
Survei yang dilakukan Lembaga Survei Median pada Februari 2026 menunjukkan 55,7% responden percaya pemerintah tetap konsisten membela Palestina. Pemerintah masih memegang kepercayaan mayoritas publik Indonesia terkait komitmennya dalam membela Palestina, meski keputusan bergabung dalam Board of Peace (BoP) memicu pro dan kontra.
Namun, survei yang sama juga memperlihatkan ada kekhawatiran di tengah masyarakat. Sebanyak 66,2% responden mengaku khawatir keanggotaan Indonesia di BoP dapat melemahkan posisi Indonesia dalam membela Palestina. Bahkan 67,7% menilai BoP lebih menguntungkan Amerika Serikat dan Israel.
Survei berlangsung periode 10-14 Februari 2026 dengan total 1.200 responden yang tersebar dari seluruh provinsi. Metode survei dilakukan dengan kuesioner berbasis Google Form yang disebar ke para responden di platform media sosial dengan target pengguna aktif media sosial berusia 17-60 tahun ke atas.
“Kami membuat pertanyaan-pertanyaan di dalam Google Form. Kemudian kami sebarkan kami blasting ke provinsi-provinsi yang ada. Setelah itu kami menerima respons dari mereka dan bagi mereka yang memberikan jawaban kami melakukan kontak lagi untuk memastikan kesesuaian isi,” kata Direktur Riset Lembaga Survei Median Ade Irfan Abdurahman
Sebelumnya Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dalam kerangka Solusi Dua Negara guna menyelesaikan konflik antara Palestina dan Israel.
Kebijakan ini merupakan amanat konstitusi dan sejarah panjang dukungan sejak masa Bung Karno. Dukungan konstitusi terhadap kemerdekaan Palestina adalah tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea pertama: “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan”. Mendukung kemerdekaan Palestina adalah bagian dari komitmen negara tidak membiarkan pelanggaran kemanusiaan.







