Kata Papua

Menjelang Relaunching, AMANAH Aceh Fokus pada Penguatan Daya Saing Pemuda - Kata Papua

Menjelang Relaunching, AMANAH Aceh Fokus pada Penguatan Daya Saing Pemuda

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Menjelang Relaunching, AMANAH Aceh Fokus pada Penguatan Daya Saing Pemuda

Banda Aceh — Amanah Aceh menegaskan komitmennya untuk menjadikan penguatan daya saing pemuda sebagai pilar utama menjelang agenda relaunching organisasi yang akan segera dilaksanakan. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap tantangan ketenagakerjaan dan pengembangan sumber daya manusia di Provinsi Aceh.

 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan AMANAH Tech Education di Gedung Amanah, Ladong. Kegiatan ini diikuti 48 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar.

 

Koordinator kegiatan, Alsudais, ST, menegaskan bahwa penguasaan teknologi kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

 

“Teknologi harus menjadi alat untuk menciptakan solusi. Anak-anak muda perlu dibekali kemampuan agar mampu berkontribusi dalam berbagai sektor strategis seperti pertanian modern, transportasi, pelayanan publik, hingga ekonomi kreatif,” ujarnya.

 

Program yang digagas oleh Bidang Pengembangan Teknologi Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) di bawah kepemimpinan Ir. Muhammad Tadjuddin, ST, M.Eng ini bertujuan membangun generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

 

“Inovasi berbasis teknologi dapat mendorong efisiensi di sektor pertanian, mempercepat layanan publik, serta membuka peluang ekonomi baru yang lebih kreatif dan berdaya saing global,” tuturnya.

 

Sebelumnya, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengunjungi Gedung AMANAH dalam rangka penjajakan peluang kerja sama strategis antara Banda Aceh Academy dan AMANAH untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif di Aceh.

“Fasilitas di sini sangat lengkap dan luar biasa. Ini adalah jawaban bagi keresahan anak muda kita yang memiliki bakat, tetapi sering terkendala infrastruktur,” kata Illiza.

 

Dalam kesempatan itu, ia meninjau langsung berbagai fasilitas yang mencakup sejumlah sektor unggulan: studio musik dan ruang podcast untuk para kreator konten; fasilitas produksi minyak nilam serta bengkel kreatif; green house untuk pertanian modern; fasilitas roasting kopi profesional dan kafe; hingga perpustakaan sebagai ruang riset dan pengembangan ide.

 

Ke depan, Amanah Aceh juga akan memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan guna menciptakan ekosistem yang menyeluruh bagi tumbuhnya generasi muda Aceh yang unggul dan berdaya saing di era global. [-RWA]

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden         Oleh: Fajar Dwi Santoso         Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing.                           Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi.