Lompat ke konten utama

Kata Papua

Ganjar-Mahfud MD, Paslon Kuat Guna Indonesia Maju! - Kata Papua

Ganjar-Mahfud MD, Paslon Kuat Guna Indonesia Maju!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Jakarta – Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengumumkan bakal Cawapres untuk mendampingi Ganjar Pranowo yang menyalonkan diri sebagai Presiden periode selanjutnya. Menko Polhukam, Mahfud MD telah resmi terpilih sebagai pasangan Cawapres dari Ganjar Pranowo. Pengumuman ini disampaikan Megawati secara langsung pada Rabu, 18 Oktober 2023 dalam kegiatan DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Ketua Umum PDIP, Megawati mengatakan bahwa pihaknya sudah memantapkan diri untuk mengambil keputusan besar demi kepentingan negara.

“Saya dengan mantap mengambil keputusan sebesar-besarnya untuk kepentingan negara. Yang dipilih untuk mendampingi Bapak Ganjar Pranowo sebagai Cawapres dari PDI Perjuangan adalah Bapak Mahfud MD,” ujarnya.

Megawati menambahkan bahwa Mahfud MD merupakan sosok pembela dan pendekar hukum di Indonesia. Ideologisnya tidak diragukan lagi dalam mereformasi sistem hukum nasional.
“Mahfud dikenal sebagai pembela dan pendekar hukum. Saya meminta kepada Pak Mahfud untuk tidak diam dalam bicara hukum. Ideologisnya tidak diragukan lagi dalam mereformasi sistem hukum nasional agar dapat membenahi hukum nasional yang baik,” lanjutnya.
Agar menjadi Indonesia yang suci dan abadi, Megawati pun mengatakan bahwa masyarakat harus memilih pemimpin yang jujur dan berani bertanggung jawab dalam menyelamatkan Indonesia.
“Pasangan Ganjar dan Mahfud akan menyuburkan demokrasi negeri. Kita akan berjuang semua hingga ke akar rumput untuk memenangkan Ganjar-Mahfud karena kasihnya tak mengharapkan kembali dan menyinari dunia bagaikan kasih ibu. Saya meminta kepada masyarakat untuk pilihlah pemimpin yang jujur dan saat krisis berani bertanggung jawab dalam menyelamatkan Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Cawapres PDIP, Mahfud MD berterima kasih kepada Ketua Umum PDIP, Megawati dan para Ketua Umum Koalisi atas kepercayaan yang diberikan dalam mendampingi Ganjar sebagai Cawapres. Pihaknya juga berkomitmen akan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Terima kasih kepad Ketum PDIP, Ibu Megawari Soekarnoputri dan para Ketum Koalisi atas kepercayaan yang diberikan kepada saya mendampingi Bapak Ganjar sebagai Cawapres. Mas Ganjar dan saya akan mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera serta mewujudkan Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Indonesia dinilai sangat membutuhkan toleransi dalam keyakinannya masing-masing yang harus menumpulkan perbedaan dan menjunjung tinggi penegakan hukum. Pihaknya juga mengatakan dengan tegas akan mendedikasikan diri untuk kepentingan bangsa dan negara.
“Indonesia yang beragam membutuhkan toleransi dan ekseptasi di dalam keyakinannya masing-masing. Kita tidak perlu mempertajam perbedaan karena hanya akan membuat perpecahan. Ideologi kokoh, politik demokratis, ekonomi kuat, dan penegakkan hukum yang bagus bisa membuat Indonesia menjadi negara emas,” ujarnya.
“Bersama Mas Ganjar saya akan mendedikasikan diri untuk bangsa dan negara. Langkah kita dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera semoga dapat terealisasikan. Yang menjadi prioritas saat ini adalah kepastian hukum dan melindungi rakyat, serta menyeimbangkan demokrasi dan nomokrasi,” tambahnya.
Sedangkan, Capres PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa pihaknya secara tulus akan mengemban amanah dalam memajukan Indonesia dan menjadikannya sebagai negara yang unggul. Pihaknya juga memastikan bahwa akan menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdaulat.
“Hari ini, saya dan Pak Mahfud dengan kerendahan hati akan mengemban amanah. Kami ingin secara tulus memajukan Indonesia dan menjadikan Indonesia unggul. Kita juga akan memastikan Indonesia menjadi negara yang berdaulat secara ekonomi, politik, sosial, budaya, dan digital,” ungkapnya.
“Sistem Pemerintahan mendatang akan sangat bekerja keras untuk penegakkan hukum dan tidak boleh abu-abu. Memajukan perekonomian juga harus kita wujudkan melalui ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ekonomi digital,” lanjutnya.
Ganjar menyatakan pihaknya siap dalam memajukan Indonesia dan meminta dukungannya kepada seluruh masyarakat.
“Pemimpin yang mau berkeringat bersama rakyat dan merasakan penderitaan rakyat, mari kita berjuang bersama. Kami mohon dukungan kepada seluruh rakyat untuk dapat memajukan Indonesia. Insya Allah kami siap!,” tutupnya.
Dengan semangat yang tinggi dipastikan elektabilitas Ganjar dan Mahfud MD akan jauh lebih tinggi dibandingkan paslon lainnya. Hal ini disebabkan karena masyarakat yakin kinerja keduanya akan dapat memajukan Indonesia, dilihat dari pengalaman yang lengkap sebagai politikus trias politika

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Kampung Nelayan Merah Putih: Negara Hadir Angkat Hidup Warga Pesisir

Oleh: Bagas Nurahman Kehadiran negara di tengah masyarakat pesisir terus diperkuat melalui Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas kehidupan nelayan melalui pembangunan kawasan yang lebih layak, penyediaan sarana pendukung perikanan, hingga bantuan kapal penangkap ikan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengangkat produktivitas dan kesejahteraan warga pesisir secara berkelanjutan. Pemerintah kini mematangkan percepatan pembangunan 100 Kampung Nelayan tahap pertama di berbagai daerah. Selain pembangunan kawasan, dukungan juga diberikan melalui pendistribusian bantuan kapal bagi para nelayan. Rangkaian program tersebut menunjukkan upaya pemerintah menghadirkan solusi yang tidak hanya berorientasi pada perbaikan lingkungan tempat tinggal, tetapi juga memperkuat kemampuan masyarakat pesisir dalam mengembangkan kegiatan ekonomi. Pembahasan mengenai perkembangan program tersebut dilakukan dalam pertemuan antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa, 1 September 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi pemerintah untuk memastikan program strategis sektor kelautan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Bagi masyarakat pesisir, pembangunan Kampung Nelayan memiliki arti penting karena kawasan tempat tinggal memiliki hubungan erat dengan aktivitas ekonomi sehari-hari. Karena itu, pemerintah mendorong pembangunan yang mampu menghadirkan lingkungan yang lebih tertata sekaligus mendukung kegiatan nelayan. Pendekatan tersebut diharapkan menciptakan kawasan pesisir yang lebih produktif, nyaman, dan memiliki fasilitas yang memadai. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya mengatakan perkembangan pembangunan Kampung Nelayan menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pembangunan kawasan diarahkan untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih layak dan produktif. Dukungan terhadap nelayan juga diperkuat melalui penyediaan kapal yang dapat menunjang kegiatan mereka di laut. Bantuan kapal menjadi salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap produktivitas nelayan. Ketersediaan sarana melaut yang lebih memadai dapat membantu nelayan menjalankan aktivitas penangkapan ikan dengan lebih optimal. Dengan meningkatnya kapasitas produksi, manfaat ekonomi diharapkan dapat dirasakan tidak hanya oleh nelayan, tetapi juga oleh keluarga dan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan. Konsep KNMP sendiri dikembangkan berdasarkan peninjauan langsung ke berbagai kampung nelayan sejak 2020. Hasil peninjauan menunjukkan masih terdapat kebutuhan terhadap penataan kawasan dan sarana penunjang aktivitas perikanan. Pemerintah kemudian mendorong pembangunan yang disusun berdasarkan kondisi serta kebutuhan nyata masyarakat di setiap wilayah. Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pentingnya menjadikan produktivitas sebagai dasar dalam meningkatkan taraf hidup nelayan. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan Kampung Nelayan tidak berhenti pada perbaikan rumah atau lingkungan, tetapi diarahkan untuk membentuk ekosistem ekonomi yang mampu meningkatkan penghasilan dan kemandirian masyarakat. Pengembangan di Biak menjadi salah satu gambaran bagaimana kebutuhan masyarakat menjadi dasar perencanaan KNMP. Kawasan tersebut dikembangkan dengan memperhatikan berbagai fasilitas pendukung, seperti stasiun pengisian bahan bakar nelayan, pabrik es, cold storage, bengkel, balai pertemuan, kawasan kuliner, hingga kantor pengelola. Kehadiran fasilitas yang saling terhubung diharapkan dapat memperlancar rantai kegiatan perikanan dari proses melaut hingga pengelolaan hasil tangkapan. Pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 kampung nelayan hingga 2029. Target tersebut memperlihatkan besarnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat pesisir sekaligus potensi sektor kelautan sebagai salah satu kekuatan ekonomi nasional. Pengembangan kampung nelayan juga berjalan seiring dengan program budi daya tematik yang mempertimbangkan pemanfaatan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) untuk meningkatkan efisiensi produksi. Penguatan masyarakat pesisir juga berkaitan dengan agenda swasembada protein. Sektor kelautan dan perikanan memiliki peran penting dalam menyediakan sumber pangan sekaligus membuka peluang ekonomi. Pengembangan sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat serta memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Agar manfaat program benar-benar diterima masyarakat, pemerintah memperkuat sinergi lintas kementerian serta sistem pengawasan. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf mengatakan pentingnya pelaksanaan program yang tepat sasaran, objektif, dan didukung sistem pengawasan yang terukur. Koordinasi internal terus diperkuat agar pembangunan dapat berlangsung cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui Kampung Nelayan Merah Putih, kehadiran negara diwujudkan melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat pesisir. Rumah dan lingkungan yang lebih tertata, fasilitas perikanan yang semakin lengkap, bantuan kapal, serta penguatan teknologi menjadi bagian dari langkah terpadu untuk meningkatkan produktivitas nelayan. Program tersebut pada akhirnya tidak hanya membangun kawasan, tetapi