Kata Papua

Kadinkes Merauke: Target vaksinasi 70 persen sebelum PON Papua - Kata Papua

Kadinkes Merauke: Target vaksinasi 70 persen sebelum PON Papua

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Kadinkes Merauke: Target vaksinasi 70 persen sebelum PON Papua

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita, mengungkapkan sampai hari ini, masyarakat termasuk tenaga kesehatan yang telah divaksinasi mencapai 131.951 orang. Jumlah tersebut akan terus bertambah karena pelaksanaan vaksinasi terus digencarkan setiap hari.

Demikian disampaikan Nevil saat ditemui Jubi, Jumat (24/9/2021).

Dikatakan, pihaknya melakukan kerjasama dengan TNI/Polri serta beberapa instansi terkait lainnya untuk terus melakukan vaksinasi menjelang pelaksanaan PON XX Papua.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko 

CKG, TBC, dan Pentingnya Menjangkau Kelompok Berisiko Oleh Ananda Rusdian Upaya membangun bangsa yang sehat tidak cukup dilakukan melalui pelayanan kesehatan yang berpusat di fasilitas kesehatan formal semata. Tetapi negara juga hadir menjangkau kelompok-kelompok yang berada dalam posisi rentan, baik karena kondisi sosial, lingkungan hidup, maupun keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Untuk itu, peluncuran Kick-Off Nasional Skrining Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 532 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di seluruh Indonesia dipandang sebagai langkah strategis sekaligus berkeadilan. Kebijakan ini menunjukkan bahwa hak atas kesehatan menjangkau seluruh warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan yang selama ini kerap luput dari perhatian publik.                           Program ini menegaskan bahwa pemerintah mulai menempatkan kesehatan sebagai hak dasar yang harus diakses oleh semua orang tanpa kecuali. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa arahan Presiden adalah agar program kesehatan menyasar seluruh masyarakat, termasuk ratusan ribu warga binaan di lapas dan rutan. Pernyataan itu penting karena memperlihatkan perubahan cara pandang negara bahwa warga binaan bukan sekadar objek pembinaan hukum, melainkan tetap subjek pembangunan yang berhak memperoleh perlindungan kesehatan secara layak.            

Danantara: Membangun Kepercayaan lewat Pengawasan, Regulasi, dan Restrukturisasi

Danantara: Membangun Kepercayaan lewat Pengawasan, Regulasi, dan Restrukturisasi Oleh : Abdul Razak Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah memasuki babak baru melalui langkah strategis yang dijalankan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Tidak sekadar mengejar efisiensi bisnis, agenda restrukturisasi yang sedang berlangsung diarahkan untuk membangun tata kelola perusahaan negara yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Keberhasilan transformasi tersebut pada akhirnya tidak hanya diukur dari peningkatan laba, melainkan juga dari tumbuhnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan aset negara.                           Kepercayaan merupakan modal utama bagi setiap institusi yang mengelola kekayaan negara dalam jumlah besar. Oleh karena itu, langkah pemerintah melibatkan berbagai lembaga pengawas dalam proses streamlining atau penyehatan BUMN menjadi sinyal kuat bahwa reformasi dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kepatuhan terhadap hukum.