Kata Papua

Kominfo Fokus Bangun Telekomunikasi Papua - Kata Papua

Kominfo Fokus Bangun Telekomunikasi Papua

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Kominfo Fokus Bangun Telekomunikasi Papua

Seluruh masyarakat diminta untuk ikut mendukung terlaksananya Pekan Olahraga Nasional, pada 2–15 Oktober, serta Pekan Paralimpiade Nasional, 2–15 November 2021 di Papua. Adanya Media Center Kominfo di Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peliput PON Papua.

Di antaranya sebagai sarana membangun narasi-narasi positif kepada masyarakat akan pencapaian pesta olahraga multicabang empat tahunan tersebut seperti sukses penyelenggaraan, dan sukses prestasi dari para atlet-atletnya. Di samping sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua pada umumnya. 

Demikian dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate ketika berkunjung ke Media Center Kominfo PON Papua Klaster Jayapura di Hotel Grand Allison, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (23/9/2021). Menteri didampingi Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong dan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw serta Direktur Utama BAKTI Anang Latief.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden         Oleh: Fajar Dwi Santoso         Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing.                           Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi.