Kata Papua

Layanan Pemeriksaan Gratis Dibuka, Pemerintah Pastikan Pelayanan Optimal - Kata Papua

Layanan Pemeriksaan Gratis Dibuka, Pemerintah Pastikan Pelayanan Optimal

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Layanan Pemeriksaan Gratis Dibuka, Pemerintah Pastikan Pelayanan Optimal

Jakarta – Pemerintah resmi meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis di berbagai Puskesmas dan klinik mitra BPJS Kesehatan.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memastikan bahwa seluruh persiapan telah matang untuk memberikan layanan optimal bagi masyarakat.

“Presiden Prabowo telah memutuskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis akan mulai berjalan tanggal 10 Februari di puskesmas-puskesmas dan klinik-klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” ungkap Budi.

Program ini mencakup seluruh kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia, dengan jenis pemeriksaan yang disesuaikan menurut tahapan usia.

“Bayi akan menjalani enam jenis skrining, sementara balita delapan jenis. Anak sekolah hingga remaja ada 11 sampai 13 jenis, sedangkan dewasa dan lansia mendapatkan 19 jenis pemeriksaan,” jelas Budi.

Tak hanya pemeriksaan fisik, program ini juga mencakup deteksi kesehatan mental sejak usia sekolah serta skrining kanker bagi masyarakat di atas 40 tahun, termasuk kanker payudara, serviks, paru, dan kolorektal.

Namun, Budi mengakui bahwa anggaran program ini masih dalam tahap penyesuaian. Semula, pemerintah mengalokasikan Rp 4,7 triliun, tetapi anggaran tersebut sempat terpangkas.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, memastikan kesiapan 10.200 puskesmas di seluruh Indonesia untuk menjalankan layanan ini.

“Kesiapan kita sudah relatif matang. Untuk tahap awal, layanan akan difokuskan di puskesmas, sementara klinik mitra BPJS Kesehatan akan menyusul bertahap,” ujar Aji.

Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ) juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan program ini.

Penjabat (Pj) Gubernur DKJ, Teguh Setyabudi, menyatakan bahwa layanan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan program strategis yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Pemprov Jakarta wajib mendukung program ini dan siap memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat,” tegas Teguh

Teguh menambahkan bahwa program ini terbuka untuk semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia, baik yang sehat maupun yang memerlukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

“Siapa saja boleh datang ke puskesmas terdekat. Pemeriksaan ini mencakup deteksi dini berbagai penyakit serta edukasi kesehatan,” jelasnya.

Pemprov DKJ memastikan layanan PKG akan terus diperluas hingga mencakup 292 puskesmas tingkat kelurahan.

“Jakarta adalah barometer nasional. Kami ingin memastikan layanan ini berjalan optimal dan menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkas Teguh

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Danantara Menata BUMN: Ekonomi Nasional Semakin Tangguh

Danantara Menata BUMN: Ekonomi Nasional Semakin Tangguh Oleh : Antonius Utomo Transformasi pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu agenda penting pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, negara dituntut tidak hanya hadir sebagai regulator, tetapi juga mampu mengelola aset strategis secara profesional, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Dalam konteks inilah kehadiran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menjadi langkah penting yang menandai babak baru tata kelola BUMN di Indonesia.         Danantara dibentuk untuk mengelola dan mengoptimalkan aset negara yang selama ini tersebar di berbagai perusahaan pelat merah. Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, pemerintah berupaya menciptakan sinergi antarsektor sehingga BUMN tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak dalam satu arah pembangunan yang selaras dengan kepentingan nasional. Kehadiran Danantara juga menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat daya saing Indonesia dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berubah.         Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Danantara merupakan instrumen strategis untuk memastikan kekayaan negara dikelola secara lebih produktif dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat. Menurut Presiden, aset-aset negara yang selama ini tersebar harus mampu menjadi kekuatan ekonomi yang mendukung pembangunan nasional, memperluas investasi, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Pandangan tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Danantara bukan sekadar perubahan kelembagaan, melainkan bagian dari upaya besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia di masa depan.         Selama bertahun-tahun, BUMN telah menjadi tulang punggung pembangunan nasional melalui berbagai proyek strategis, penyediaan layanan publik, hingga penciptaan lapangan kerja. Namun, tantangan ekonomi global yang semakin kompleks menuntut pengelolaan yang lebih adaptif dan modern. Oleh karena itu, Danantara hadir sebagai instrumen yang memungkinkan negara bergerak lebih cepat dalam mengelola investasi, memanfaatkan peluang ekonomi, dan mengoptimalkan aset yang dimiliki.         Optimisme terhadap peran Danantara juga disampaikan oleh CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. Menurutnya, Danantara dibangun dengan prinsip tata kelola yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Ia menilai bahwa sinergi pengelolaan aset BUMN melalui Danantara akan meningkatkan efisiensi, memperkuat kepercayaan investor, serta membuka peluang investasi yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Rosan juga menegaskan bahwa aset negara yang dikelola secara profesional dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.