Kata Papua

Masyarakat Bone Sulsel Optimis Kemenangan Ganjar di Pilpres 2024 Sejahterakan Indonesia - Kata Papua

Masyarakat Bone Sulsel Optimis Kemenangan Ganjar di Pilpres 2024 Sejahterakan Indonesia

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Masyarakat Bone Sulsel Optimis Kemenangan Ganjar di Pilpres 2024 Sejahterakan Indonesia

SULAWESI SELATAN — Masyarakat di Kabupaten Bone Provinsi Sulsel optimis bahwa kemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 akan mampu mensejahterakan rakyat Indonesia.

Perwakilan Gerakan Passeddingeng Masyarakat Bone Dukung Ganjar, Aswar Hamid mengaku bahwa acara yang dilakukannya dengan berbagai lomba yang diikuti oleh masyarakat menyambut HUT RI ke-78 tersebut untuk menyosialisasikan Capres PDI Perjuangan itu.

Menurutnya, masyarakat di sana juga sangat berharap agar pemimpin berambut putih tersebut bisa terpilih di Pilpres sehingga mampu membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera.

“Kami berharap acara ini bisa mendongkrak sekaligus mensosialisasikan Pak Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024,” katanya.

“Masyarakat berharap ketika dia terpilih jadi presiden 2024 bisa lebih maju lagi Indonesia, lebih sejahtera lagi,” tambah Aswar.

Dirinya juga menilai bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi, yang mana menunjukkan pula besarnya dukungan kepada sosok Ganjar Pranowo.

“Saya lihat masyarakat sini sangat berantusias, apalagi dengan acara yang dilaksanakan relawan Ganjar Pranowo,” tutur Aswar.

“Saya rasa kalau untuk dukungan alhamdulillah mendukung untuk Presiden 2024,” paparnya.

Salah seorang warga di Bone bernama Ayu (34) mengaku bahwa dirinya sangat kagum dengan pemimpin berusia 54 tahun itu dan menilainya menjadi sosok paling pantas menjadi Presiden RI selanjutnya.

“Pak Ganjar sangat baik dan kompeten membangun masyarakatnya jadi lebih baik, maju, untuk menjadi presiden 2024,” ungkap Ayu.

Bukti nyata dari bagaimana pengalaman dan kapabilitas Ganjar Pranowo, utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah bagaimana keberhasilannya mengatasi kemiskinan di Jawa Tengah.

Langkahnya dalam mengatasi kemiskinan tersebut adalah melakukan penambahan nilai bantuan untuk sebanyak 12.764 warga miskin pemilik Kartu Jateng Sejahtera (KJS).

Sebelumnya para penerima mendapatkan bantuan seberar Rp 3 juta per tahun dan bisa dicairkan tiga bulan sekali dengan sekali pengambilan hingga Rp 750 ribu atau Rp 250 ribu per bulan.

Namun saat ini bantuan tersebut dinaikkan menjadi Rp 4,4 juta per tahun atau sekitar Rp 370 ribu per bulan.

Tidak cukup sampai di sana, namun Ganjar Pranowo juga memiliki segenap langkah untuk bisa terus mensejahterakan para petani tembakau dengan mendorong pabrik agar memprioritaskan pembelian tembakau petani lokal.

“Saya sudah bertemu dengan dua pabrikan rokok terbesar di Indonesia, dan meminta mereka membeli tembakau petani,” kata Ganjar.

Bukan hanya kepada pabrik, namun dia juga meminta agar Kementerian membatasi aktivitas impor tembakau dan lebih memilih mengambil dari petani lokal.

“Saya sampaikan ke kementerian, karena dulu ada impornya juga, tolong milik petani diprioritaskan,” imbau Capres PDI Perjuangan itu.

****

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Danantara Menata BUMN: Ekonomi Nasional Semakin Tangguh

Danantara Menata BUMN: Ekonomi Nasional Semakin Tangguh Oleh : Antonius Utomo Transformasi pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu agenda penting pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, negara dituntut tidak hanya hadir sebagai regulator, tetapi juga mampu mengelola aset strategis secara profesional, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Dalam konteks inilah kehadiran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menjadi langkah penting yang menandai babak baru tata kelola BUMN di Indonesia.         Danantara dibentuk untuk mengelola dan mengoptimalkan aset negara yang selama ini tersebar di berbagai perusahaan pelat merah. Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, pemerintah berupaya menciptakan sinergi antarsektor sehingga BUMN tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak dalam satu arah pembangunan yang selaras dengan kepentingan nasional. Kehadiran Danantara juga menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat daya saing Indonesia dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berubah.         Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Danantara merupakan instrumen strategis untuk memastikan kekayaan negara dikelola secara lebih produktif dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat. Menurut Presiden, aset-aset negara yang selama ini tersebar harus mampu menjadi kekuatan ekonomi yang mendukung pembangunan nasional, memperluas investasi, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Pandangan tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Danantara bukan sekadar perubahan kelembagaan, melainkan bagian dari upaya besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia di masa depan.         Selama bertahun-tahun, BUMN telah menjadi tulang punggung pembangunan nasional melalui berbagai proyek strategis, penyediaan layanan publik, hingga penciptaan lapangan kerja. Namun, tantangan ekonomi global yang semakin kompleks menuntut pengelolaan yang lebih adaptif dan modern. Oleh karena itu, Danantara hadir sebagai instrumen yang memungkinkan negara bergerak lebih cepat dalam mengelola investasi, memanfaatkan peluang ekonomi, dan mengoptimalkan aset yang dimiliki.         Optimisme terhadap peran Danantara juga disampaikan oleh CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. Menurutnya, Danantara dibangun dengan prinsip tata kelola yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Ia menilai bahwa sinergi pengelolaan aset BUMN melalui Danantara akan meningkatkan efisiensi, memperkuat kepercayaan investor, serta membuka peluang investasi yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Rosan juga menegaskan bahwa aset negara yang dikelola secara profesional dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.