Kata Papua

Para Nelayan Kabupaten Malang Dukung Ganjar Pranowo Menjadi Presiden 2024 - Kata Papua

Para Nelayan Kabupaten Malang Dukung Ganjar Pranowo Menjadi Presiden 2024

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Para Nelayan Kabupaten Malang Dukung Ganjar Pranowo Menjadi Presiden 2024

MALANG — Para nelayan di Kabupaten Malang, Jawa Timur terus mendukung penuh Ganjar Pranowo untuk bisa menjadi sosok Presiden pada tahun 2024 mendatang.

Diketahui bahwa para sukarelawan yang tergabung ke dalam Desa untuk Ganjar (Des Ganjar) tersebut juga terus menebarkan berbagai macam kegiatan yang positif di masyarakat.

Ketua DPC Des Ganjar Kabupaten Malang, Hendik Arso menyatakan bahwa pihaknya turut meramaikan kegiatan petik laut larungan dan sekaligus turut memberikan bantuan kepada warga.

Dengan adanya tradisi berupa petik laut larungan tersebut, menjadi ajang mengungkapkan rasa syukur dari hasil laut yang melimpah oleh para nelayan.

“Tujuan kegiatan ini adalah ucapan syukur nelayan atas hasil tangkapan luar biasa,” jelas Hendik.

Bukan hanya itu, namun relawan Des Ganjar juga turut memberikan sosialisasi mengenai bagaimana sosok Capres dari PDI Perjuangan yang akan melaju pada Pilpres 2024 itu.

Salah satu nelayan di Desa Pujiharjo, Pujo menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh para sukarelawan itu sangat bagus dan merakyat.

“Untuk (langkah) Des Ganjar bagus sekali, merakyat bagi kami,” katanya.

Para warga dan nelayan setempat juga seluruhnya memberikan respon yang positif dengan mendoakan agar Ganjar Pranowo bisa terpilih menjadi pemimpin masa depan bangsa.

“Semoga Pak Ganjar makin jaya dan menjadi Presiden untuk masyarakat Indonesia,” ucap Pujo.

Sementara itu, dukungan kepada pemimpin yang identik dengan rambut putih tersebut bukan hanya datang dari seluruh masyarakat dari berbagai latar belakang saja, namun juga datang dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing mengungkapkan bahwa dukungan dari Kepala Negara sebenarnya sudah sangat jelas ditujukan kepada Ganjar Pranowo.

Menurutnya, dukungan tersebut dikarenakan memang sosok Gubernur Jawa Tengah itu banyak memiliki kesamaan dengan Presiden Jokowi, mulai dari partai yang sama, perjuangan politik dan ideologi politik juga sama.

Bahkan, Presiden Jokowi sendiri sempat datang secara langsung dari Solo untuk menghadiri pengumuman Ganjar Pranowo sebagai Capres PDI Perjuangan di Istana Batu Tulis, Bogor beberapa waktu lalu.

Seluruhnya sudah jelas menjadi simbol bahwa beliau memberikan dukungan dan sangat mengapresiasi pemimpin yang identik dengan rambut putih itu.

“Padahal the real, kalau kita lihat simbol, Jokowi sangat mendukung dan mengapresiasi Ganjar,” ujar Emrus.

Dirinya juga menambahkan bahwa semisal Ganjar menjadi Presiden 2024, maka jelas akan sangat mampu melanjutkan seluruh gagasan dan ide dari Kepala Negara saat ini.

“Bagaimana Ganjar Pranowo kalau jadi presiden? Saya dapat mengatakan hampir 100% akan melanjutkan gagasan dan ide Pak Jokowi, karena latar belakangnya sama,” katanya.

“Saya menganalisis, dukungan Pak Jokowi sangat jelas kepada Pak Ganjar,” pungkas Emrus.

***

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Tokoh Adat Papua Serukan Mahasiswa Tolak Provokasi Demo Reformasi Jilid II 

Tokoh Adat Papua Serukan Mahasiswa Tolak Provokasi Demo Reformasi Jilid II Oleh : Yohanes Wandikbo Munculnya provokasi aksi yang mengatasnamakan Reformasi Jilid II di sejumlah daerah perlu disikapi secara bijak, khususnya oleh kalangan mahasiswa dikenal sebagai kelompok intelektual dan agen perubahan. Di Papua, seruan untuk menjaga stabilitas dan menghindari tindakan provokatif mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat yang mengingatkan pentingnya mengedepankan dialog serta penyampaian aspirasi secara damai. Pesan tersebut menjadi relevan mengingat Papua saat ini sedang berada dalam fase penting pembangunan yang membutuhkan suasana aman dan kondusif.         Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Namun, demokrasi juga menuntut tanggung jawab. Aspirasi yang disampaikan secara damai akan memberikan ruang bagi terbangunnya komunikasi yang sehat antara masyarakat dan pemerintah. Sebaliknya, aksi yang disertai provokasi, kekerasan, atau tindakan anarkis justru berpotensi merugikan kepentingan masyarakat luas.         Dalam konteks tersebut, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Pegunungan sekaligus Ketua Asosiasi Kepala Suku se-Papua Pegunungan, Malaikat Alpius Tabuni, mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam pola demonstrasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara profesional dan tetap mengedepankan kepentingan bersama. Pandangan tersebut mencerminkan harapan agar ruang demokrasi tetap terjaga tanpa mengorbankan stabilitas yang selama ini terus dibangun.         Papua memiliki pengalaman panjang terkait dampak sosial dan ekonomi yang muncul ketika situasi keamanan terganggu. Berbagai aktivitas masyarakat dapat terhenti, mulai dari kegiatan pendidikan, perdagangan, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi lainnya. Karena itu, upaya menjaga ketertiban bukan sekadar persoalan keamanan semata, melainkan bagian dari ikhtiar untuk melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas.