Kata Papua

Tokoh Masyarakat Morut Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Kondusif - Kata Papua

Tokoh Masyarakat Morut Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Kondusif

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Tokoh Masyarakat Morut Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Kondusif

Kondisi terkini pasca insiden bentrok di PT. GNI sudah berjalan normal dan kondusif dimana para karyawan bekerja dan beraktivitas seperti biasa meskipun masih dijaga oleh pihak keamanan.

Terkait hal tersebut, tokoh agama Ustadz Faisal Dg. Siame, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kabupaten Morowali Utara memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat dan pekerja PT. GNI untuk membantu dalam menciptakan situasi yang kondusif.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Morowali Utara untuk tetap beraktivitas sebagaimana biasa khususnya kepada seluruh karyawan, pekerja yang berada di lingkup perusahaan PT. GNI,” ujarnya.

Ustadz Faisal mengajak serta seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi terhadap isu-isu yang beredar dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban untuk kelangsungan iklim investasi yang ada di Morowali Utara.

“Bersama-sama kita menjaga keamanan dan ketertiban sehingga iklim investasi tetap berjalan sebagaimana biasanya,” kata ustadz Faisal.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terkait dalam menciptakan keadaan kondusif terutama kontribusi dari TNI/Polri yang membantu meredam kerusuhan yang terjadi di lokasi PT. GNI.

“Saya mengapresiasi kepada aparat keamanan TNI/Polri dan juga pemerintah yang sudah mengendalikan suasana sehingga menjadi aman dan kondusif,” katanya.

Disisi lain, tokoh adat masyarakat Bunta Drs. J. Pode Tobogu mengatakan bahwa kehadiran PT. GNI memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Bunta.

“Dalam perkembangan selanjutnya, kami masyarakat adat Bunta bersyukur dengan adanya PT. GNI dimana masuk di daerah kami, dengan masuknya PT. GNI memberikan tingkat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bunta,” ujar Pode Tobogu

Sebagai informasi, PT GNI masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) Indonesia di bidang hilirisasi minerba. Dalam hal ini, PT GNI menghasilkan produk ferronickel yang kemudian diolah menjadi besi stainless yang digunakan untuk produksi stainless dan industri besi nickel alloy.
PT GNI mampu menghasilkan 10-12 persen Nickel Pig Iron (NPI) dengan kapasitas produksi pertahun 2,000,000 metrik ton. Hasil produksi disuplai langsung kepada konsumen yang kemudian diolah lagi menjadi produk yang dapat digunakan sehari-hari.

***

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden 

Komitmen MBG dan Single National Identity Card Menguat dalam Taklimat Presiden         Oleh: Fajar Dwi Santoso         Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna kembali memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. Di hadapan jajaran kabinet, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menyentuh persoalan mendasar masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi anak hingga penyederhanaan birokrasi melalui digitalisasi layanan publik. Kedua agenda tersebut saling berkaitan sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing.                           Komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas generasi penerus kembali ditegaskan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden memandang program tersebut bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul. Menurut Presiden, masih tingginya angka stunting dan masih adanya anak-anak yang belum memperoleh asupan makanan yang memadai menjadi alasan utama mengapa negara harus hadir secara langsung melalui program pemenuhan gizi.