CKG Aktif Menjangkau Daerah Demi Pastikan Kesehatan Berkualitas Merata
Jakarta – Pemerintah terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang kini telah menjangkau 100 juta penduduk Indonesia, sebagai langkah nyata menghadirkan layanan kesehatan berkualitas yang dapat diakses seluruh masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, M Qodari mengungkapkan bahwa capaian tersebut menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap program kesehatan yang dihadirkan pemerintah.
Menurutnya, pelaksanaan CKG yang melibatkan lebih dari 10.000 puskesmas telah menjadi fondasi penting dalam pemerataan layanan kesehatan nasional.
“Sepanjang tahun 2025, CKG telah melayani lebih dari 70 juta peserta. Memasuki tahun 2026 sampai dengan awal Mei 2026, jumlah tersebut telah bertambah lebih dari 30 juta jiwa. Total sudah 100 juta penduduk Indonesia mendapatkan CKG,” ujar Qodari.
Menurutnya, keberhasilan CKG menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memastikan kesehatan berkualitas dapat diakses hingga tingkat akar rumput.
Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi bagian penting dalam mencegah penyakit berkembang ke tahap yang lebih serius.
“Target kita di 2026 bukan hanya melakukan cek kesehatan, tetapi memastikan masyarakat benar-benar sehat. Bukan hanya pemeriksaannya yang gratis, pencegahan dan penanganannya juga gratis,” ujar Budi.
Menurut Budi, banyak penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan jantung sering kali baru diketahui setelah kondisi pasien memburuk. Karena itu, deteksi dini dinilai menjadi langkah penting untuk menekan risiko komplikasi.
“Kalau ditemukan lebih awal, biaya pengobatannya lebih murah dan kemungkinan sembuhnya jauh lebih tinggi,” katanya.
Kemudian Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno mengatakan pemerintah saat ini terus mendorong perubahan paradigma layanan kesehatan dari kuratif menjadi preventif.
Ia mengatakan masyarakat perlu dibiasakan melakukan pemeriksaan kesehatan berkala agar potensi penyakit dapat diketahui lebih cepat dan ditangani sebelum berkembang lebih parah.
“Mencegah itu lebih penting daripada mengobati. Ini bagian dari upaya untuk mendeteksi sakit, diketahui sedini mungkin,” ujar Pratikno.
Pemerintah berharap pelaksanaan CKG yang terus diperluas dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik secara merata di seluruh Indonesia.




