Kata Papua

Harapan Palsu Judi Online Akibatkan Kehancuran Dalam Kehidupan - Kata Papua

Harapan Palsu Judi Online Akibatkan Kehancuran Dalam Kehidupan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Harapan Palsu Judi Online Akibatkan Kehancuran Dalam Kehidupan

*Jakarta* – Pengamat Sosial Devie Rachmawati mengatakan judi online adalah kanker sosial yang bisa menghancurkan keluarga dan kehidupan setiap orang yang melakukannya. Selain itu dalam ruang yang lebih besar lagi dapat berdampak buruk pada keutuhan negara.

“Yang namanya judi online ini adalah kanker sosial. Judi Online bisa betul betul melumpuhkan bangsa. Karena Judi Online merusak pondasi negara yaitu lewat keluarga. Kalau semua keluarga sudah rapuh akibat judi online maka hanya masalah waktu negara ini juga berpotensi untuk runtuh,” kata Devie saat berada di Jakarta Kamis, 20/6/2024.

Menurutnya, masyarakat wajib waspada terhadap judi online karena hanya mempermainkan harapan seseorang atau memberikan harapan palsu agar menjadi kecanduan untuk selalu bermain judi online.

“Orang-orang yang kecanduan judi online, awalnya mereka menganggap itu hanya permainan, tapi karena nominal yang mereka keluarkan rata-rata masih kecil tanpa mereka sadari itu kemudian membesar”, ujar Devie.

“Dan memang baik itu judi darat maupun judi udara para pebisnisnya serius memainkan psikologi para pemain. Ketika kita sudah mulai merasa frustasi maka kita dibuat menang. Sehingga kemudian muncul lagi harapan,” tuturnya.

“Ini lah yang kemudian membuat ketika harapan itu muncul maka orang bela-belain untuk mencari pinjaman demi mengembalikan kerugian dari kekalahan kekalahan sebelumnya. Jadi selalu yang dipermainkan adalah harapan-harapan palsu tadi. Yang kemudian tanpa ujung,” pungkasnya.

Masyarakat perlu mengetahui secara nyata kerugian besar dalam hidup jika bermain judi online:
1.Kerugian Finansial
Salah satu bahaya ketagihan judi online yang paling parah adalah risiko kerugian finansial. Orang yang kecanduan judi online sering menghabiskan uang dalam jumlah besar untuk berjudi.
Mereka berani terus mengeluarkan uang, bahkan jika mereka mengalami kerugian beruntun, dengan harapan bahwa mereka akan mendapatkan kemenangan besar. Akibatnya, para pemain judi online akan mengalami kerugian finansial yang berakhir dengan utang, kehilangan tabungan, hingga harta benda.

2. Merusak Kesehatan Mental
Bahaya ketagihan judi online selanjutnya adalah dapat merusak kesehatan mental. Para pemain judi online sering mengalami gangguan seperti stres, kecemasan, dan depresi karena tidak mampu mengendalikan perilaku mereka. Kerugian finansial bisa memicu menjadi pemicu paling utama timbulnya gejala rusaknya kesehatan mental.

3. Masalah Kesehatan Fisik
Judi online juga dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik. Stres dan kecemasan yang mungkin muncul akibat perjudian dapat mengganggu tidur. Kualitas tidur yang buruk dapat mengarah pada masalah kesehatan fisik, seperti kelelahan, penurunan sistem kekebalan tubuh, dan masalah kesehatan mental tambahan. Bahkan, stres kronis dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

4. Hubungan Pribadi Terganggu
Ketika seseorang ketagihan judi online, maka hubungan pribadinya berisiko terganggu. Banyak teman, keluarga, dan pasangan yang mungkin merasa risih dengan perilaku penjudi yang terus-menerus berfokus pada perjudian. Tentunya hal ini bisa menyebabkan konflik dalam hubungan yang bahkan memicu terjadinya perpisahan.

5. Masalah Hukum
Tidak dapat dipungkiri, bermain judi online juga berisiko terkena masalah hukum. Seperti diketahui, judi online merupakan permainan ilegal di Indonesia. Seseorang yang terlibat judi online bisa saja terkena masalah hukum dan harus menghadapi denda, penuntutan hukum atau konsekuensi hukum serius lainnya yang dapat merusak reputasi dan masa depan.

6. Kriminalitas
Ketagihan judi online juga memiliki dampak sosial yang negatif. Seseorang yang ketagihan judi online akan terperangkap dalam perjudian. Mereka akan terus menerus mencari cara untuk mendapatkan uang tambahan agar bisa bermain judi. Hal ini bisa mengarah pada tindakan kriminal, seperti pencurian, perampokan atau penipuan yang merusak keamanan masyarakat.

7. Risiko Keamanan Data
Salah satu bahaya lainnya dari ketagihan judi online adalah risiko pencurian identitas dan pelanggaran keamanan data. Situs judi online sering meminta informasi pribadi sensitif seperti nama lengkap, alamat, tanggal lahir, dan nomor rekening bank. Jika situs ini diretas, maka data pribadi pemain judi online bisa disalahgunakan untuk pencurian identitas, penipuan atau kegiatan kriminal lainnya.

Untuk diketahui, Pemerintah secara serius ingin memeberantas judi online hingga ke akar – akarnya dengan membentuk Satgas pemberantasan Perjudian Daring yang meliputi berbagai Instansi mulai Kemekopolhukam, TNI-Polri, BIN, BSSN, PPATK dan Lembaga terkait lainnya.

Hingga saat ini setidaknya Polri telah mengungkap 3.975 perkara dan menangkap 5.982 tersangka, 40.642 situs diajukan blokir, 4.196 rekening dibekukan, dan Rp.817,4 Miliar aset disita.

Dengan segala resiko dan kenyataan buruk yang akan dihadapi, apakah kita masih “Rela” mengorbankan kehidupan kita hanya untuk harapan palsu yang selalu dijanjikan Judi Online? Tentu Jawabannya tidak.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Danantara Menata BUMN: Ekonomi Nasional Semakin Tangguh

Danantara Menata BUMN: Ekonomi Nasional Semakin Tangguh Oleh : Antonius Utomo Transformasi pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu agenda penting pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, negara dituntut tidak hanya hadir sebagai regulator, tetapi juga mampu mengelola aset strategis secara profesional, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Dalam konteks inilah kehadiran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menjadi langkah penting yang menandai babak baru tata kelola BUMN di Indonesia.         Danantara dibentuk untuk mengelola dan mengoptimalkan aset negara yang selama ini tersebar di berbagai perusahaan pelat merah. Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, pemerintah berupaya menciptakan sinergi antarsektor sehingga BUMN tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak dalam satu arah pembangunan yang selaras dengan kepentingan nasional. Kehadiran Danantara juga menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat daya saing Indonesia dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berubah.         Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Danantara merupakan instrumen strategis untuk memastikan kekayaan negara dikelola secara lebih produktif dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat. Menurut Presiden, aset-aset negara yang selama ini tersebar harus mampu menjadi kekuatan ekonomi yang mendukung pembangunan nasional, memperluas investasi, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Pandangan tersebut menunjukkan bahwa pembentukan Danantara bukan sekadar perubahan kelembagaan, melainkan bagian dari upaya besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia di masa depan.         Selama bertahun-tahun, BUMN telah menjadi tulang punggung pembangunan nasional melalui berbagai proyek strategis, penyediaan layanan publik, hingga penciptaan lapangan kerja. Namun, tantangan ekonomi global yang semakin kompleks menuntut pengelolaan yang lebih adaptif dan modern. Oleh karena itu, Danantara hadir sebagai instrumen yang memungkinkan negara bergerak lebih cepat dalam mengelola investasi, memanfaatkan peluang ekonomi, dan mengoptimalkan aset yang dimiliki.         Optimisme terhadap peran Danantara juga disampaikan oleh CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. Menurutnya, Danantara dibangun dengan prinsip tata kelola yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Ia menilai bahwa sinergi pengelolaan aset BUMN melalui Danantara akan meningkatkan efisiensi, memperkuat kepercayaan investor, serta membuka peluang investasi yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Rosan juga menegaskan bahwa aset negara yang dikelola secara profesional dapat menjadi sumber kekuatan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.