Kata Papua

PDIP Tegaskan Dukungan Jokowi kepada Ganjar di Pilpres 2024 - Kata Papua

PDIP Tegaskan Dukungan Jokowi kepada Ganjar di Pilpres 2024

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

PDIP Tegaskan Dukungan Jokowi kepada Ganjar di Pilpres 2024

Oleh : Fazaira Hasya Hengkara

PDI Perjuangan menegaskan mengenai adanya dukungan penuh yang diberikan oleh Presiden Jokowi kepada Ganjar Pranowo dalam pertarungan di Pilpres tahun 2024 mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Nusyirwan Soejono menyatakan bahwa Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) akan terus memberikan dukungannya secara penuh kepada Calon Presiden (Capres) yang diusung secara langsung oleh partainya tersebut, yakni Ganjar Pranowo dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) pada tahun 2024 mendatang.

Tentunya sebenarnya sudah sangat banyak sinyal yang telah diberikan oleh Kepala Negara mengenai dukungan beliau kepada sosok Gubernur Jawa Tengah (Jateng) tersebut, yang mana salah satunya adalah dengan bagaimana kehadiran dari Presiden Jokowi dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III (ketiga) yang dilakukan oleh partai dengan lambang banteng bermoncong putih itu pada hari Selasa, tanggal 6 Juni 2023 lalu.

Dengan adanya banyak sinyal dan juga kedatangan dari Presiden RI ketujuh tersebut dalam acara Rakernas III PDIP, maka sudah sangat jelas bahwa dukungan penuh memang diberikan oleh beliau untuk kemenangan Ganjar Pranowo.

Secara otomatis, dengan adanya dukungan tersebut, bisa dikatakan pula telah menepis akan adanya isu yang seolah memberitakan kalau Kepala Negara justru memiliki kecenderungan untuk mendukung nama Capres lain.

Terlebih, Presiden Jokowi sendiri sebenarnya juga telah berkali-kali mengungkapkan dukungannya kepada Gubernur Jawa Tengah tersebut secara lisan dan langsung dalam pidato tertutup yang dilakukannya pada acara Rakernas itu.
Sehingga bisa dikatakan pula bahwa bagaimana berjalannya seluruh momen dalam acara Rakernas itu, memberikan bukti dan penegasan mengenai keraguan yang sempat berkembang di publik, utamanya semenjak adanya isu bahwa seolah-olah Kepala Negara memberikan dukungannya kepada sosok selain Ganjar.
Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kepemudaan, Eriko Sotarduga mengatakan bahwa sejauh ini sejumlah kedekatan sangat terlihat dengan jelas ke publik, yakni antara Presiden Jokowi sendiri dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yakni Megawati Soekarnoputri.
Ditunjukkannya kedekatan yang sudah sangat jelas tersebut juga menjadi salah satu dari sekian banyak bukti lain bahwa Kepala Negara tidak memiliki perbedaan sikap dengan Ketum partai berlambang banteng dengan moncong putih itu. Dengan kata lain, bisa dipahami pula bagaimana sangat tegas terlihat arah dukungan yang akan diberikan oleh Presiden Jokowi pada konteks Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Bahkan, dalam beberapa kesempatan tatkala menjalani konferensi pers setelah acara Rakernas ketiga PDIP, Presiden RI ketujuh itu juga sempat memberikan beberapa pesan atau wejangan yang ia Tujukan kepada Ganjar Pranowo, yang mana dalam pesan itu, dirinya meminta agar Capres yang identik dengan rambut berwarna putihnya itu dinilai memiliki keberanian dan juga nyali yang tinggi, yang mana jelas sekali bahwa keberanian dan juga nyali besar memang menjadi karakter ideal dari seorang pemimpin Indonesia di masa depan.
Sebelumnya, Presiden Jokowi sendiri sempat berbicara mengenai bagaimana peluang yang dimiliki oleh Indonesia untuk bisa menjadi negara maju pada beberapa tahun mendatang. Lebih lanjut, beliau kemudian juga sangat yakin kalau sosok Ganjar Pranowo akan mampu memanfaatkan kesempatan yang datang itu dengan sangat baik demi kemajuan bangsa dan negara.
Kepala Negara menjelaskan bahwa nantinya, pada beberapa tahun mendatang, yakni diantaranya adalah pada tahun 2024, 2029 dan juga 2034 memang akan menjadi tahun sebagai sebuah batu loncatan yang sangat penting. Apabila sosok pemimpin masa depan ternyata mampu untuk memanfaatkan batu loncatan itu dengan sangat maksimal, maka tentunya bukan tidak mungkin, Tanah Air akan bisa bangkit dari sebelumnya merupakan negara berkembang menjadi negara maju.
Hanya dari beberapa kesempatan di beberapa tahun mendatang itu memang hendaknya bisa dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin oleh calon pemimpin Indonesia di masa yang akan datang. Ketika misalnya pemimpin tersebut mampu untuk memanfaatkan adanya batu loncatan itu dengan baik, maka percepatan kemajuan Indonesia juga akan menjadi lebih baik pula.
Selanjutnya, terdapat sebuah anggapan yang mengungkapkan bahwa apabila misalnya diibaratkan sosok Capres Ganjar Pranowo adalah sebagai sebuah produk, maka dirinya memang telah memiliki segalanya, yang mana dengan berbagai macam kelebihan yang dipunyai oleh sosok Capres itu, utamanya adalah dari bagaimana cara beliau berkomunikasi dengan rakyat, menjadi nilai tambah tersendiri.
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa memang sangat banyak pihak yang secara tegas dan terang-terangan memberikan dukungannya untuk kemenangan Ganjar Pranowo dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Termasuk, dukungan tegas tersebut diberikan oleh Presiden Joko Widodo lantaran banyak sekali karakter kepemimpinan dan nilai-nilai figur dari kader PDIP itu yang sangat ideal untuk menjadi pemimpin masa depan Tanah Air.

)* Penulis adalah kontributor Ruang Baca Nusantara

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn
On Key

Related Posts

Tokoh Adat Papua Serukan Mahasiswa Tolak Provokasi Demo Reformasi Jilid II 

Tokoh Adat Papua Serukan Mahasiswa Tolak Provokasi Demo Reformasi Jilid II Oleh : Yohanes Wandikbo Munculnya provokasi aksi yang mengatasnamakan Reformasi Jilid II di sejumlah daerah perlu disikapi secara bijak, khususnya oleh kalangan mahasiswa dikenal sebagai kelompok intelektual dan agen perubahan. Di Papua, seruan untuk menjaga stabilitas dan menghindari tindakan provokatif mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat yang mengingatkan pentingnya mengedepankan dialog serta penyampaian aspirasi secara damai. Pesan tersebut menjadi relevan mengingat Papua saat ini sedang berada dalam fase penting pembangunan yang membutuhkan suasana aman dan kondusif.         Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Namun, demokrasi juga menuntut tanggung jawab. Aspirasi yang disampaikan secara damai akan memberikan ruang bagi terbangunnya komunikasi yang sehat antara masyarakat dan pemerintah. Sebaliknya, aksi yang disertai provokasi, kekerasan, atau tindakan anarkis justru berpotensi merugikan kepentingan masyarakat luas.         Dalam konteks tersebut, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Pegunungan sekaligus Ketua Asosiasi Kepala Suku se-Papua Pegunungan, Malaikat Alpius Tabuni, mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam pola demonstrasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara profesional dan tetap mengedepankan kepentingan bersama. Pandangan tersebut mencerminkan harapan agar ruang demokrasi tetap terjaga tanpa mengorbankan stabilitas yang selama ini terus dibangun.         Papua memiliki pengalaman panjang terkait dampak sosial dan ekonomi yang muncul ketika situasi keamanan terganggu. Berbagai aktivitas masyarakat dapat terhenti, mulai dari kegiatan pendidikan, perdagangan, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi lainnya. Karena itu, upaya menjaga ketertiban bukan sekadar persoalan keamanan semata, melainkan bagian dari ikhtiar untuk melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas.